Rubio: KTT AS, Jepang, Australia, dan India direncanakan akhir tahun

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Tokyo (ANTARA) - Para pemimpin Amerika Serikat, Jepang, Australia, dan India berencana mengadakan pertemuan kelompok Quad mereka pada akhir tahun ini, kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Rabu.

Dalam kesaksiannya di hadapan Komite Urusan Luar Negeri DPR AS, Rubio menambahkan bahwa KTT Quad mungkin akan berlangsung di sela-sela pertemuan multilateral lainnya di kawasan Indo-Pasifik.

"Kami sedang mengerjakan banyak hal bersama mereka, dan berupaya untuk memperluasnya," katanya selama sidang panel terkait permintaan anggaran fiskal 2027 Presiden Donald Trump untuk Departemen Luar Negeri.

Pada akhir Mei, Rubio dan Menteri Luar Negeri lain dari Jepang, Australia, dan India berkumpul di New Delhi dan sepakat untuk meningkatkan kerja sama mengamankan pasokan energi dan mineral penting yang stabil.

KTT Quad terakhir kali diadakan pada 2024, ketika pendahulu Trump, Joe Biden, menjabat.

Kelompok yang terdiri dari empat negara itu berupaya menyelenggarakan pertemuan para pemimpin di India tahun lalu, tetapi rencana tersebut tidak terwujud di tengah ketegangan dalam hubungan New Delhi dengan Washington.

Trump telah mengindikasikan kemungkinan untuk melakukan perjalanan ke wilayah tersebut akhir tahun ini, ketika China menjadi tuan rumah forum ekonomi Asia-Pasifik tahunan di Kota Shenzhen bagian selatan pada November.

AS, Jepang, dan Australia merupakan anggota forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), tetapi India bukan.

Selain itu, pada November, Filipina juga dijadwalkan menjadi tuan rumah pertemuan puncak Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) dan para mitranya, yang mencakup semua anggota Quad.

Sumber: Kyodo-OANA



Baca juga: Rubio: AS perlu pertahankan hubungan dengan Rusia

Baca juga: Rubio prediksi pergeseran pasokan energi global usai konflik AS-Iran



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun Penjara
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Penerimaan Bea Cukai Sumsel Anjlok 48,44%, Pendapatan Negara Masih Ditopang Pajak
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Kebijakan Ekonomi PKT yang Terdistorsi Menyebabkan Penderitaan Global
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Senyum Anak-Anak Pedalaman Mengembang Saat Menerima Ribuan Buku Baru dari PNM
• 21 jam laludisway.id
thumb
Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.