JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melontarkan candaan kepada Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan saat menghadiri acara Penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Program Percontohan Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu bagi Perempuan dan Anak di Gedung Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Pramono menyebut Veronica Tan tampak sudah hafal seluk-beluk Balai Kota Jakarta sehingga terlihat sangat familiar dengan lingkungan kantor pemerintahan tersebut.
Candaan itu disampaikan Pramono saat menyapa para tamu undangan yang hadir, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Baca juga: Dilema Warteg: Tak Bisa Naikkan Harga, Menu Terpaksa Dikurangi
"Tadi saya bisik-bisik dengan Pak Kapolri, Bu Vero (Veronica) ini kalau di kantor ini sudah kayak rumah sendiri. Makanya jalannya sudah hafal, pidatonya juga sudah lancar banget," kata Pramono yang disambut tawa para hadirin.
Saat masih mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Veronica cukup sering hadir dalam berbagai kegiatan pemerintahan di Balai Kota sehingga sudah mengenal lingkungan tempat tersebut.
Dalam acara itu hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Selain melontarkan candaan, Pramono juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menjalankan Program Percontohan Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu bagi Perempuan dan Anak. Jakarta ditunjuk sebagai daerah pertama atau lokus pelaksanaan program tersebut.
Menurut Pramono, Pemprov DKI akan menjalankan amanah tersebut secara serius dan siap memberikan dukungan yang diperlukan agar program berjalan optimal.
Baca juga: Uang Rp 20.000 Kini Jadi Batas Makan Pelanggan Warteg
"Pemerintah DKI Jakarta untuk secara sungguh-sungguh menerima mandat ini, percontohan ini, dan kami akan kerjakan termasuk semuanya, sebenarnya jangan hanya satu tahun Bu Vero, sampai selesai tahun 2029 juga akan kami kerjakan," ujarnya.
Pramono mengatakan program tersebut merupakan langkah penting untuk memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui layanan yang lebih terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.
Ia juga menegaskan Pemprov DKI akan menyiapkan anggaran agar program tersebut dapat berjalan maksimal.
"Saya sudah meminta kepada Dinas PPAPP (Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk), kepada polisi, jangan sampai malu-maluin dananya enggak ada. Jadi yang paling penting budget-nya disiapkan oleh DKI Jakarta," kata Pramono.
Sementara itu, Veronica Tan menjelaskan bahwa persiapan program percontohan tersebut telah dilakukan sejak November tahun lalu melalui koordinasi rutin lintas kementerian dan lembaga.
Ia menilai selama ini korban kekerasan terhadap perempuan dan anak sering kali harus mendatangi banyak tempat dan mengulang cerita yang sama berkali-kali untuk mendapatkan layanan.





