Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) membantah isu akan ada reshuffle di Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat, khususnya terkait Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu).
“Loh, dari mana itu? Enggak ada, enggak ada. Saya kira tadi sore juga sudah di disampaikan oleh beliau (Purbaya) juga kan. Tidak ada, tidak ada rencana pergantian,” kata Pras sapaan akrabnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Justru, menurutnya saat ini dibutuhkan koordinasi yang lebih intens untuk mengatasi masalah pelemahan rupiah terhadap dolar AS, yang kini menembus Rp18.020 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis sore, berdasarkan data Bank Indonesia.
“Justru yang sekarang kita perlukan adalah saling, apa namanya koordinasi yang erat, yang intens, antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan tentu di bawah Masih Kemenko Ekonomi gitu,” ucapnya.
BACA JUGA: Purbaya Tepis Isu Mundur dari Posisi Menteri Keuangan
Karenanya, ia memastikan tidak ada rencana reshuffle yang bakal dilakukan dalam waktu dekat. “Jadi enggak ada, enggak ada rencana itu, belum ada rencana itu,” ungkapnya.
Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa menepis isu dirinya mundur dari jabatan sebagai Menteri Keuangan. Hal itu disampaikannya menanggapi kabar yang ramai beredar di kalangan wartawan, berdasarkan informasi dari sumber anonim.
Purbaya tegas menjawab kabar dirinya mundur dari jabatannya adalah hoaks atau tidak benar. “Ha ha ha enggak bener lah,” kata Purbaya melalui pesan singkat saat dikonfirmasi awak media, Kamis (4/6/2026).
Sebelumnya di bulan Maret 2026, Purbaya sempat mengakui kalau dirinya terlihat kurusan sejak menjabat sebagai Menteri Keuangan. Meski begitu dia tetap menanggapinya dengan santai, “enggak, diet sedikitlah. Biasa tuh.”
Katanya berat badan turun 9 kologram sejak menjabat Menteri pada September 2025 lalu. “8-9 kilo lah, lumayan kan,” ujarnya.
Purbaya sendiri resmi dilantik Prabowo Subianto Presiden dilantik sebagai Menteri Keuangan RI pada 8 September 2025 di Istana Negara, Jakarta.
Ia menggantikan Sri Mulyani Indrati dalam kabinet merah putih. Tapi sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Adapun isu mundurnya Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan dikaitkan dengan kondisi ekonomi, mulai IHSG yang mengalami pelemahan 101,28 poin atau 1,70 persen ke 5.839,78 pada, Kamis, hingga rupiah yang menyentuh Rp18.000 per Dolar AS.
Terkait IHSG, Purbaya mengaku tidak ada intervensi khusus yang akan dilakukan pemerintah. Sedangkan soal rupiah, Menkeu mengatakan, pengelolaan stabilitas nilai tukar merupakan kewenangan Bank Indonesia (BI). (bil/ham)




