Pemilik Indomaret Ungkap Risiko Kehadiran Kopdes Merah Putih ke Gerai dan Rantai Pasok

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) menyatakan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) belum memberikan dampak material terhadap bisnis, jaringan gerai, maupun rencana ekspansi perusahaan.  

Dalam keterangannya, Manajemen Indoritel memandang kehadiran KDMP sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa dan distribusi barang di wilayah perdesaan. Namun, perseroan menilai model usaha koperasi tersebut memiliki segmen dan karakteristik yang berbeda dengan bisnis ritel modern.

“Perseroan menilai model usaha KDMP memiliki segmen dan karakteristik tersendiri sehingga belum berdampak secara langsung terhadap kegiatan usaha entitas asosiasi Perseroan,” tulis manajemen dalam surat kepada BEI.  

Perseroan juga menyebut industri ritel modern nasional masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar seiring meningkatnya konsumsi masyarakat dan perluasan akses layanan ritel di berbagai wilayah.  

Dari sisi operasional, Indoritel mengaku belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun gerai entitas asosiasinya. Perseroan menegaskan bahwa penyesuaian operasional atau penutupan gerai yang terjadi di sejumlah daerah merupakan bagian dari evaluasi bisnis rutin dan tidak berkaitan langsung dengan keberadaan KDMP.  

Terkait rantai pasok, perseroan juga belum melihat adanya dampak material dari pendirian koperasi tersebut. Menurut manajemen, jaringan distribusi saat ini masih berjalan baik dan didukung hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan para pemasok. Perseroan tetap melakukan evaluasi berkala untuk menjaga kelancaran distribusi dan ketersediaan produk.  

Sebagai langkah antisipasi, Indoritel menyatakan akan terus menyesuaikan strategi usaha sesuai kebutuhan masing-masing wilayah, termasuk area perdesaan. Perseroan juga melakukan evaluasi operasional secara berkala guna menjaga kualitas layanan dan ketersediaan produk bagi konsumen.  

Mengenai kemungkinan kerja sama dengan pengelola KDMP, perseroan menegaskan hingga saat ini belum terdapat komunikasi formal, rencana, maupun penjajakan kerja sama strategis yang bersifat material. Jika terdapat perkembangan yang dapat memengaruhi kegiatan usaha perusahaan, informasi tersebut akan disampaikan sesuai ketentuan pasar modal yang berlaku.  

Baca Juga: Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait Dengan Kopdes Merah Putih

Baca Juga: Nasib Ribuan Pekerja Dipertaruhkan, Konflik Penutupan Alfamart-Indomaret Kini Disorot DPR

Dalam proyeksi jangka menengah, Indoritel juga belum melihat adanya dampak material dari kehadiran KDMP terhadap rencana ekspansi bisnis. Perseroan menyatakan tetap menjalankan pengembangan usaha dengan mempertimbangkan kondisi pasar, potensi wilayah, kebutuhan konsumen, dan prinsip kehati-hatian.  

Adapun untuk jangka panjang, Indoritel menyatakan akan terus mengembangkan usaha sesuai perkembangan industri dan kebutuhan pasar, termasuk mencermati peluang investasi dan pengembangan layanan yang sejalan dengan kegiatan usaha perusahaan, dengan tetap memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik dan kondisi perekonomian secara umum. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sebagian Jakarta diperkirakan hujan pada Kamis sore hingga malam
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
KPK: Barang Bukti Kasus Silmy Karim dkk Nilainya Capai Rp 17,5 M
• 5 jam lalukompas.com
thumb
DPR Akan Tingkatkan Pengawasan Audit Tata Kelola BGN Usai Kasus Korupsi MBG
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kejagung Geledah Rumah Tiga Tersangka Hingga Kantor BGN Terkait Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Sita Dokumen-Ponsel
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Rekening Cleaning Service hingga OB Jadi Penampung Dana Korupsi Silmy Karim
• 7 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.