Mendagri Tito Tegaskan Penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi Dilakukan secara Objektif

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

YOGYAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penilaian dalam Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 dilakukan secara objektif berdasarkan data dan indikator kinerja yang terukur.

Penilaian tersebut mencakup sejumlah aspek, seperti penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, creative financing, pengendalian inflasi daerah, serta penurunan tingkat pengangguran.

“Tim yang menilai betul-betul saya awasi. Dan saya menyatakan bahwa inilah kredibilitas Kemendagri. Harus kita jaga. Kalau tidak, akan kehilangan marwah kalau misalnya diatur-atur,” ujar Mendagri kepada awak media usai menghadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali di Hotel Marriott Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis malam, 4 Juni 2026.

BACA JUGA:SBY Ingatkan Bahaya Ketidakpastian Global, Ekonomi Akar Rumput Jadi Benteng Ketahanan Bangsa

Mendagri menjelaskan, penilaian dilakukan menggunakan data kuantitatif yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Data tersebut bersumber dari indikator-indikator yang selama ini menjadi perhatian pemerintah, seperti kemiskinan, pengangguran, stunting, dan inflasi.

Khusus untuk inflasi, perkembangan datanya terus dipantau dan diperbarui setiap minggunya.

Lebih lanjut, Mendagri mengatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membagi pelaksanaan Apresiasi Pemda ke dalam enam regional.

Skema tersebut diterapkan agar kompetisi berlangsung lebih proporsional dan memberikan kesempatan yang setara bagi daerah untuk berkompetisi sesuai karakteristik serta kapasitas masing-masing.

BACA JUGA:BGN Tegaskan Mayjen Trenggono Sudah Ajukan Pengunduran Diri dari TNI

Selain menghadiri Apresiasi Pemda, Mendagri juga mengikuti sejumlah agenda strategis lainnya di Yogyakarta.

Kegiatan tersebut di antaranya terkait program perumahan rakyat dan Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Regional Jawa-Bali.

Menurutnya, berbagai agenda tersebut saling berkaitan dalam upaya mendorong kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas nasional.

“Masalah perumahan ini berhubungan langsung, berbanding lurus dengan kemiskinan, pengangguran, kemiskinan ekstrem. Akar masalah yang utamanya di rumah. [Manfaat] program ini besar sekali. Kemudian Rapat Forkopimda oleh Menko Polkam. Jadi untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan,” tambahnya.

BACA JUGA:Prabowo Bahas AI, Robotika dan Pendidikan STEM di Danantara Guna Percepat Penguasaan Teknologi Nasional

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Bocorkan Akal Bulus Dadan Hindayana Mark Up Pengadaan Motor Listrik: Vendor Tidak Memenuhi Syarat
• 5 menit lalutvonenews.com
thumb
Cash Stuffing Tetap Eksis dan Naik Kelas Berkat Bank Digital
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Andi Arief Dukung Prabowo Cari Solusi Perbaiki Ekonomi: Demokrat Ada
• 7 jam laludetik.com
thumb
Sinopsis Nobody Loves Kay, Perjuangan Kairi Bangkit dari Kegagalan Demi Mimpi Jadi Juara Dunia
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Terungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.