MAUMERE, iNews.id – Aktivitas penerbangan di Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa dihentikan sementara pada Jumat (5/6/2026). Penutupan bandara ini akibat letusan dahsyat Gunung Lewotobi Laki-laki yang mengeluarkan abu vulkanis tebal.
Petugas BMKG Maumere, Lisa menyampaikan penutupan bandara dilakukan demi keselamatan penerbangan dan penumpang karena abu vulkanis yang terbawa angin ke wilayah Maumere dapat mengganggu operasional pesawat.
“Penutupan ini diambil sebagai langkah pencegahan demi menjamin keselamatan penerbangan dan penumpang,” ujar Lisa. Ia menambahkan, penutupan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan menunggu kondisi erupsi membaik.
Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada Jumat pagi pukul 06.57 Wita, memuntahkan kolom abu setinggi ±2,5 kilometer di atas puncak gunung yang berada pada ketinggian ±4.084 meter di atas permukaan laut. Kolom abu terlihat kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.
Baca Juga:Dilaporkan 40 Ormas Islam soal Video JK, Ade Armando Mundur dari PSIAktivitas letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 14,8 mm selama sekitar 3 menit 35 detik.
Akibat penutupan bandara, sejumlah penerbangan dibatalkan. Salah satu penumpang, Ardian, mengaku penerbangannya terganggu sehingga dia harus melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Ende untuk bisa mendapatkan penerbangan lanjutan.




