Atasi Darurat Sampah Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Mesin Pengolah di Tiap Kelurahan

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Persoalan sampah di Kota Bandung yang kian mendesak mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, menyatakan dukungannya terhadap rencana strategis pengadaan mesin pengolah sampah di setiap kelurahan sebagai solusi jangka panjang guna mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

Buky mengungkapkan bahwa langkah ini telah dikoordinasikan langsung dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Program ini diproyeksikan mampu mengubah sampah rumah tangga menjadi barang bernilai ekonomis tanpa merusak lingkungan.

"Saya sudah bicara dengan Gubernur Dedi Mulyadi dan Pemprov Jabar akan membantu pengadaan mesin pengolah sampah di tiap kelurahan, satu mesin satu kelurahan dan itu nanti akan diolah menjadi briket ya nanti bisa dipakai," kata Buky dalam keterangan resminya di Bandung, Jumat (5/6).

Teknologi yang diusung dalam rencana ini adalah pembuatan Refuse Derived Fuel (RDF), yakni mengolah sampah menjadi briket bahan bakar alternatif untuk industri. 

Buky menekankan bahwa metode ini menjadi jawaban atas kekhawatiran Kementerian Lingkungan Hidup terhadap penggunaan mesin insinerator yang melalui proses pembakaran.

“Justru ini menjawab mesin insinerator karena dilarang Kementerian LH. Mesin ini tidak dibakar, tetapi langsung dicetak menjadi briket untuk kemudian dimanfaatkan,” ujar Buky.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang mematangkan rencana tersebut, mulai dari skema penganggaran hingga penentuan lokasi. 

Setiap fasilitas pengolahan sampah ini setidaknya membutuhkan lahan seluas 100 meter persegi di tiap kelurahan. Buky mengingatkan agar persiapan teknis di lapangan harus dipastikan dengan matang sebelum alat didistribusikan.

"Dibicarakan juga soal pembangunan tempatnya, jangan sampai lahan ada, alat ada tapi ada masalah untuk pembangunan tempatnya," tuturnya.

Keberhasilan program ini, lanjut Buky, sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi dengan Pemerintah Kota Bandung. 

Koordinasi yang apik diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menyelesaikan krisis sampah yang selama ini menghantui Kota Kembang. (ant/dpi)
 

 
 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Hanya Blok M-Soetta, Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Naik Bulan Ini
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Update Terbaru Sate Maut di Boyolali
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
TBIG Bidik Dana Rp15,1 Triliun Lewat Penerbitan Notes Global
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Studi: Gelombang Panas di India Berisiko Sebabkan 3.400 Kematian per Hari
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov Sulsel Tingkatkan Kepatuhan PKB, Bebas Denda 100 Persen hingga Diskon Pajak Pokok 50 Persen
• 23 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.