JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemprov DKI Jakarta terus menambah dan mengembangkan pengelolaan sumber daya air dengan pendekatan baru, yakni menjadikan waduk dan embung yang berfungsi sebagai pengendali banjir bertambah menjadi sebagai Ruang Terbuka Biru (RTB).
Konsep RTB mengintegrasikan fungsi tampungan air, konservasi lingkungan, serta kebutuhan masyarakat akan ruang interaksi dan rekreasi.
Bahkan, kelengkapan fasilitas publik seperti jalur jogging, taman bermain anak, area olahraga, hingga ruang berkumpul warga tersedia di sana.
BACA JUGA:Razia Operasi Patuh Jaya 2026 Hari Ini Batal, Polri Fokus Persiapan Ini!
Pemprov DKI Jakarta berencana terus menambah RTB sebagai bagian penting dalam menciptakan kota yang lebih tangguh terhadap risiko banjir sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai pembangunan waduk semacam itu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari sisi pengendalian banjir maupun penyediaan ruang publik.
Rencananya, ada sembilan waduk yang akan dikembangkan sebagai bagian dari penguatan sistem pengelolaan air perkotaan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat.
Awal 2026, Gubernur DKI Pramono Anung meresmikan Waduk Cilangkap Batu Licin (semula bernama Waduk Cilangkap Giri Kencana) di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
BACA JUGA:Jadwal Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 8 Juni 2026 Berlaku Lagi, Cek Titik 25 Ruas Jalan
Waduk tersebut ikut menambah Ruang Terbuka Biru (RTB) di kota metropolitan ini.
Selain waduk yang memiliki kapasitas tampung air besar, Pemprov DKI juga membangun embung berdaya tampung lebih kecil. Embung akan memiliki fasilitas publik yang sama dengan di waduk.
Di Jakarta Selatan, ada dua embung yang dibangun, yakni Embung Jagakarsa dan Embung Pemuda.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemkot Jakarta Selatan, Santo, mengatakan, pembangunan dua embung itu merupakan bagian dari strategi memperkuat sistem pengelolaan air hujan di wilayah selatan Jakarta yang selama ini memiliki sejumlah titik rawan genangan.
Embung Jagakarsa memiliki luas sekitar 5,61 kilometer persegi yang diperkirakan mampu mengurangi genangan di kawasan sekitar hingga sekitar 20 persen saat hujan berintensitas tinggi.
BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 8 Juni 2026, Tersedia di 5 Lokasi!
- 1
- 2
- 3
- »





