Jakarta: Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat aktivitas geologi tertinggi di dunia. Letaknya yang berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik utama membuat gempa bumi menjadi bencana yang kerap terjadi.
Karena itu, pemahaman mengenai mitigasi gempa bumi sangat penting untuk membantu mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian material saat bencana terjadi.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mitigasi merupakan serangkaian upaya untuk mengenali risiko bencana, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta menyusun langkah-langkah penanggulangan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Dengan kata lain, mitigasi mencakup berbagai tindakan yang bertujuan meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh suatu bencana.
Baca Juga :
Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, 5 Provinsi Waspada TsunamiSelain itu, masyarakat perlu mendapatkan edukasi dan pelatihan mengenai prosedur keselamatan saat gempa bumi. Pengetahuan ini penting agar setiap orang dapat mengambil keputusan yang tepat ketika terjadi guncangan. Apa yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi? Melansir laman BPBD, terdapat beberapa langkah yang perlu dilakukan saat terjadi gempa bumi. 1. Jika Berada di Dalam Bangunan Ketika gempa terjadi di rumah, sekolah, kantor, atau gedung bertingkat, beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain:
- Segera berlindung di bawah meja yang kokoh untuk menghindari tertimpa benda yang jatuh.
- Lindungi kepala menggunakan bantal, tas, helm, atau benda lain yang dapat mengurangi risiko cedera.
- Jauhi jendela kaca, lemari, atau benda berat yang berpotensi roboh.
- Jika sedang memasak, matikan kompor dan peralatan listrik apabila kondisi memungkinkan untuk mencegah kebakaran.
- Setelah guncangan mereda, segera evakuasi diri menuju area terbuka yang aman menggunakan tangga darurat dan hindari penggunaan lift.
- Kurangi kecepatan dan arahkan kendaraan ke bahu jalan yang aman.
- Hindari berhenti di bawah jembatan, tiang listrik, papan reklame, atau bangunan tinggi.
- Tetap berada di dalam kendaraan hingga guncangan berhenti.
- Dengarkan informasi dan arahan dari petugas berwenang melalui radio atau perangkat komunikasi lainnya.
Perhatikan juga kondisi tanah di sekitar Anda untuk mengantisipasi adanya retakan atau longsor. Selain itu, tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Mitigasi Setelah Gempa Setelah guncangan berhenti, masyarakat perlu tetap berhati-hati karena bahaya belum sepenuhnya berakhir. Beberapa langkah yang disarankan setelah gempa antara lain:
- Memeriksa kondisi diri sendiri dan membantu orang yang mengalami cedera jika memungkinkan.
- Menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan parah atau berpotensi runtuh.
- Mengikuti arahan evakuasi dari petugas berwenang.
- Menggunakan informasi resmi dari pemerintah atau lembaga kebencanaan untuk mengetahui perkembangan situasi.
- Mengantisipasi gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
- Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat
Nah, kesiapsiagaan yang baik menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman gempa bumi. Dengan memahami langkah-langkah mitigasi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat dapat menjadi lebih tangguh serta mampu meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerusakan ketika bencana terjadi.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Jessica Nur Faddilah)




