Luhut Minta Program MBG Tak Lagi Diperdebatkan: Kita Jangan Bertengkar, Itu Barang Baik

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026). Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta publik untuk tidak  lagi memperdebatkan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Sumber: Tangkap layar KompasTV.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat tidak lagi memperdebatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebab, menurut Luhut, MBG merupakan program yang baik. Namun demikian, ia mengakui perlu ada pembenahan dalam tata kelolanya.

Demikian hal itu disampaikan Luhut usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: Waka BGN Agustina Akui Sudah Petakan Klaster Masalah MBG: Tujuannya Baik, Tata Kelola Kurang

"Saya kira MBG kita jangan bertengkar lagi mengenai itu, itu barang baik. Tinggal pengelolaannya saja yang tentu kita perbaiki," ucapnya.

Lebih lanjut, Luhut menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga telah memberikan arahan ihwal pelaksanaan MBG ke depan. 

Di sisi lain, DEN juga telah melakukan survei secara independen mengenai pelaksanaan program tersebut. Adapun survei yang telah dilakukan menyasar 800 titik secara acak.

"Jadi, tadi presiden sudah memberikan arahan, bukan hanya arahan dan kami juga merespons dengan melakukan penelitian," ucapnya.

"Survei yang dilakukan tadi dengan sangat kredibel, 3 persen margin of error-nya, dan saya pikir tinggal tadi, kita tata dengan baik."

Lebih lanjut, saat disinggung ihwal efisiensi anggaran, Luhut menilai penggunaan anggaran dalam program MBG saat ini pada dasarnya sudah cukup efisien.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Luhut Binsar Pandjaitan
  • makan bergizi gratis
  • mbg
  • program mbg
  • presiden prabowo subianto
  • dewan ekonomi nasional
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJS: Rasio Klaim JKN Capai 108,7% per April 2026
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Cuaca Jakarta hingga Manokwari Berawan Hari Ini
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Perpanjang Penahanan Gus Yaqut 30 Hari, Berkas Kasus Kuota Haji Dikebut
• 6 jam laluokezone.com
thumb
BI Proyeksikan Rupiah Rp16.800-Rp17.500 per USD pada 2027, Ini Alasannya
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cek Fakta Isu Cita Citata Cerai dengan Didi Mahardika, Ini Kata Pihak Pengadilan Agama Jaksel
• 20 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.