Niat Cari Solusi Damai, Sekretaris GMNI Sulbar Justru Babak Belur

eranasional.com
9 jam lalu
Cover Berita

Mamuju, ERANASIONAL.COM – Sekretaris DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Barat, Yudi, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pemuda di Lingkungan Tahaya-haya, Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju, pada Minggu (7/6/2026) malam.

Akibat insiden tersebut, Yudi mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuh, termasuk kepala, rahang, dan tulang rusuk. Kasus itu kini telah dilaporkan ke Polresta Mamuju untuk diproses lebih lanjut.

Yudi menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WITA saat dirinya mendatangi lokasi guna mencari klarifikasi terkait dugaan penganiayaan yang sebelumnya dialami adik kandungnya.

Menurutnya, sekitar satu jam sebelum kejadian, sang adik diduga dipukul oleh sekelompok orang ketika melintas di kawasan yang sama.

Karena itu, ia datang dengan tujuan meminta penjelasan dan mencari penyelesaian secara baik-baik.

“Sekitar pukul 22.00 WITA adik saya dipukul saat melintas di lokasi tersebut. Saya datang untuk meminta klarifikasi sekaligus mencari solusi secara damai,” ujar Yudi, Senin (8/6/2026).

Namun, niat tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Yudi mengaku baru sempat mempertanyakan duduk persoalan yang terjadi ketika beberapa orang yang berada di lokasi langsung menghampirinya dan melakukan pemukulan.

“Saya hanya ingin mengetahui bagaimana kronologi yang sebenarnya. Tapi tiba-tiba beberapa orang mendekat dan memukul saya hingga jatuh,” katanya.

Ia menuturkan, setelah terjatuh, dirinya masih menerima pukulan dan tendangan dari beberapa orang secara bersamaan. Bahkan, ia mengaku sempat diseret sejauh beberapa meter dari titik awal pertemuan.

Akibat kejadian itu, Yudi mengalami luka lecet pada lutut dan lengan. Selain itu, ia merasakan nyeri pada bagian rusuk kiri, rahang kiri, dan kepala belakang yang diduga akibat kekerasan yang dialaminya.

“Saya tidak terlalu ingat detail kejadiannya karena berlangsung sangat cepat. Yang saya rasakan sampai sekarang adalah sakit di bagian kepala belakang, rahang kiri, dan rusuk kiri. Saya juga kesulitan mengunyah,” tuturnya.

Usai kejadian, Yudi bersama keluarga dan sejumlah rekan mendatangi Polresta Mamuju untuk membuat laporan resmi.

Ia juga telah menjalani pemeriksaan medis serta visum di Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju guna mendukung proses penyelidikan.

Sementara itu, keluarga besar GMNI Mamuju meminta aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut dan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Ketua DPC GMNI Mamuju, Dicky Wahyudi, mendesak kepolisian agar bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pengeroyokan terhadap salah satu pengurus DPD GMNI Sulawesi Barat tersebut.

“Kami berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan ini dan mengamankan pihak-pihak yang terlibat agar proses hukum dapat berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Dicky.

Hingga kini, Polresta Mamuju belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penanganan laporan dugaan pengeroyokan yang dialami Sekretaris DPD GMNI Sulawesi Barat tersebut. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Prabowo Sapa Warga Sebelum Resmikan RSUD Krui Pesisir Barat Lampung
• 4 jam laluokezone.com
thumb
DPR Minta Pemerintah-BI-OJK Terima Kritik, Berhenti Salahkan Gejolak Eksternal
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Ade Darmawan Surati Dirkrimum Polda Metro, Minta Roy Suryo Cs Segera Ditahan
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Erick Thohir Sambut Positif Bergabungnya Shin Tae-yong ke Persija Jakarta: Kualitas Liga Makin Bagus
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Psikolog Semprot Sarwendah Usai Video Thania Injak Punggung Giorgio Antonio Viral, Singgung Soal Eksploitasi Anak
• 9 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.