Saham RAJA Melonjak 12,12%, Ini Pendorong dan Target Harga Terbarunya

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Saham PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) menguat lebih dari 12% pada perdagangan Rabu (10/6/2026), memperpanjang rebound dalam sepekan terakhir setelah sempat terkoreksi hampir 40% sejak awal tahun. Sentimen meredanya konflik Timur Tengah dan aksi stock split perseroan menjadi katalis penguatan saham emiten afiliasi Happy Hapsoro tersebut.

Pada perdagangan intraday pukul 14.33 WIB, saham RAJA melonjak 12,12% ke level Rp3.700. Kenaikan tersebut membuat saham perseroan menguat 11,78% dalam sepekan terakhir dan 2,93% dalam tiga bulan terakhir.

Dari sisi aliran dana, saham RAJA mencatatkan net buy asing di pasar reguler sebesar Rp45,10 miliar dalam sebulan terakhir. Meski demikian, secara year to date (YtD), saham RAJA masih terkoreksi 39,34%, seiring dengan net sell asing yang mencapai Rp123,30 miliar.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan koreksi harga saham RAJA sejak awal tahun disebabkan oleh beragam sentimen negatif, seperti dikeluarkannya RAJA dari konstituen indeks MSCI Global Small Cap dalam hasil rebalancing periode Mei 2026, hingga pengumuman bursa bahwa RAJA termasuk ke dalam daftar saham terkonsentrasi tinggi (HSC).

Di sisi lain, saat ini kondisi konflik Timur Tengah menunjukkan deeskalasi yang membuat pasar menjadi kondusif, membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami rebound kuat pada perdagangan Selasa (9/6) kemarin. Nafan menilai, hal ini juga yang memengaruhi penguatan saham RAJA belakangan.

"IHSG menguat didukung oleh pembeli investor domestik, salah satunya saham RAJA yang punya market cap besar," kata Nafan kepada Bisnis, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga

  • Harga Saham Terlalu Tinggi, Rukun Raharja (RAJA) Siap Stock Split 1:5
  • Harga Saham Kemahalan, Rukun Raharja (RAJA) Umumkan Stock Split Rasio 1:5
  • Emiten Migas Hapsoro, Rukun Raharja (RAJA) Raih Rating A+ dari Pefindo

Katalis positif lainnya juga datang dari aksi korporasi perseroan yang melakukan stock split saham. Pada 13 Mei 2026, manajemen mengumumkan stock split saham dengan rasio 1 banding 5, membuat nilai nominal saham RAJA berubah dari Rp25 per saham menjadi Rp5 per saham. Tanggal distribusi saham hasil stock split tersebut akan dilakukan pada 16 Juli 2026.

Nafan melihat aksi korporasi tersebut mendukung kepercayaan pelaku pasar modal, memancing investor ritel untuk melakukan akumulasi beli.

"Fundamental RAJA proyeksinya juga bisa relatif lebih solid didorong prospek sektor yang prospektif," tegasnya.

Untuk rekomendasi, Mirae Asset Sekuritas menyematkan akumulasi beli. Level harga RAJA dalam intraday saat ini telah melampaui target harga 1 yang disematkan sekuritas di Rp3.620. Kemudian, untuk target harga kedua dipasang di Rp4.020 dan target harga tertinggi ada di level Rp4.580.

Rukun Raharja Tbk. - TradingView
_____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Kembali Perpanjang Penahanan Yaqut untuk 30 Hari ke Depan
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Penjualan Mobil China di Indonesia Mei 2026, Jaecoo Salip BYD
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Reaksi Prabowo soal Kritik Kunjungan Luar Negeri, Bawa-Bawa Nama Jokowi
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Skandal Dam hingga Badal Haji Ilegal Terbongkar, KBIH Diduga Terlibat Transaksi Miliaran Rupiah
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri Listyo Sigit
• 2 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.