REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Prestasi membanggakan kembali diraih dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif. Tim dosen yang terdiri atas Indah Purwandani dan Lila Dini Utami berhasil memperoleh pendanaan Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026.
Keberhasilan ini diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Bidang Pendidikan, Sosial, dan Ekonomi melalui Penerapan Teknologi untuk Ketahanan Keluarga pada SALIMAH Kabupaten Bogor”.
Sebagai bagian dari implementasi program hibah, tim dosen UBSI menyelenggarakan pelatihan bertema “Pintar Kelola Keuangan di Era Digital: Praktis, Hemat, dan Aman” yang berlangsung di UBSI Kampus Cilebut, Ahad (7/6/2026).
Kegiatan ini melibatkan anggota SALIMAH (Persaudaraan Muslimah) Kabupaten Bogor sebagai peserta dengan tujuan meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan organisasi melalui pemanfaatan teknologi digital.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Pelatihan difokuskan pada penggunaan Google Sheets sebagai media pencatatan dan pelaporan keuangan yang lebih transparan, akurat, dan mudah diakses secara real-time.
Ketua SALIMAH Kabupaten Bogor, Anie Rakhmawati, mengapresiasi kontribusi tim dosen Universitas BSI yang telah menghadirkan program pelatihan sesuai kebutuhan organisasi perempuan di era digital.
“Pengelolaan keuangan yang baik merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi maupun keluarga. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memperoleh keterampilan baru yang bisa langsung diterapkan dalam aktivitas organisasi sehari-hari,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Rabu (10/6/2026).
Pada pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya digitalisasi pengelolaan keuangan, transparansi pelaporan, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan akuntabilitas organisasi.
Selain sesi teori, peserta mengikuti praktik langsung menggunakan template laporan keuangan berbasis Google Sheets yang telah dikembangkan oleh tim dosen UBSI.
Lila Dini Utami menjelaskan, transformasi digital bisa dimulai dari aktivitas administrasi yang sederhana namun berdampak besar terhadap efektivitas organisasi.
“Pengelolaan keuangan bukan hanya tentang mencatat pemasukan dan pengeluaran, juga membangun sistem yang transparan dan mudah diakses. Dengan memanfaatkan Google Sheets, pengurus dapat berkolaborasi secara real-time dan memantau kondisi keuangan organisasi kapan saja dan di mana saja,” jelasnya.
Sementara itu, Indah Purwandani menegaskan, digitalisasi keuangan dapat membantu organisasi mengambil keputusan yang lebih tepat berdasarkan data yang akurat.
“Google Sheets bukan hanya alat pencatatan, tetapi juga sarana kolaborasi yang memungkinkan pengurus mengakses data yang sama secara bersamaan. Hal ini membantu organisasi meningkatkan efektivitas kerja sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan,” ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga langsung mempraktikkan pengelolaan data keuangan menggunakan perangkat yang dimiliki masing-masing.
Keberhasilan memperoleh pendanaan Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek 2026 menjadi bukti komitmen dosen Universitas BSI dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui program ini, UBSI terus mendorong dosen untuk menghasilkan karya pengabdian yang berdampak sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat.




