Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menanggapi soal sejumlah mitra SPPG yang menggeruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) meminta kejelasan.
Dia mengaku memahami berbagai keresakan masyarakat terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya setelah eks Kepala BGN Dadan Hindayana menjadi tersangka kasus dugaan korupsi.
Menurut politisi PDIP itu, pemerintah harus melihat aksi tersebut sebagai masukan serius bagi program MBG.
“Salah satu poin utama yang disampaikan para demonstran adalah perlunya pembenahan tata kelola dan audit terhadap pelaksanaan program,” kata Charles kepada tvOnenews.com, Rabu (10/6/2026).
“Menurut saya, tuntutan agar tata kelola diperkuat merupakan hal yang wajar dan tidak berlebihan,” lanjutnya.
Dia menyebut pergantian struktur kepemimpinan di BGN harus menjadi momentum untuk evaluasi secara keseluruhan.
Khususnya, terkait transparansi, akuntabilitas, pengadaan barang dan jasa, serta sistem pengawasan internal.
“Publik berhak mengetahui bagaimana anggaran yang sangat besar dalam program ini dikelola,” jelas Charles.
Lebih lannut, Charles juga mendesak pemerintah membuka ke publik soal penggunaan anggaran.
“Kepercayaan publik hanya bisa dipulihkan apabila BGN menunjukkan komitmen nyata terhadap transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik,” kata dia. (saa/rpi)




