Dadan Hindayana cs Ditahan, GPA dan HIMMAH Dukung Penegakan Hukum Korupsi MBG

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jakarta.jpnn.com - Kasus korupsi yang menyeret mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan kawan-kawan menambah deret panjang persoalan-persoalan yang mengiringi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu mendapat perhatian dari Angkatan Muda Al Washliyah yakni Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) dan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (GPA). 

BACA JUGA: Di Depan Prabowo, Siswa Tabanan Merasa Terbantu Berkat Sekolah Rakyat

Ketua Umum GPA Aminullah Siagian mengatakan kasus korupsi yang menjerat Dandan Hidayana dan kolega adalah bagian dari kualat kepada Al Washliyah. 

"Saat program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo ini dikelola dengan nepotisme, beginilah jadinya," ucap Aminullah, Rabu (10/6).

BACA JUGA: Menteri Yusril Sebut Presiden Prabowo Pantau Korupsi Imigrasi dan BGN

Ketua Umum PP HIMMAH Abdul Razak Nasution mengatakan banyak perusahaan yang terafiliasi dengan Dadan dan kolega sehingga mantan kepala BGN itu meraup keuntungan kurang lebih Rp 1 miliar per hari. 

"Kejagung harus mengusut kasus ini sampai ke akar-akarnya. Periksa semua nama-nama besar yang terlibat dan pidanakan," kata Razak.

BACA JUGA: Dasco Sebut Keputusan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Gantikan Dadan Hindayana Tepat

Menurut Razak, program mulia Presiden Prabowo harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

"Pembantu itu tugasnya membantu," kata Razak.

Menurut Razak, pembantu presiden harus bersikap tahu diri.

"Jangan banyak gerakan tambahan dan memanfaatkan ketulusan hati Pak Prabowo yang ingin mencetak Generasi Emas 2045 dengan memperbaiki kualitas SDM melalui pemenuhan gizi anak, ibu hamil, dan menyusui," jelas Razak.

Razak menegaskan pihaknya dan GPA mengawal kasus korupsi MBG.

"Kami mendukung sepenuhnya Kejagung untuk membongkar kasus ini agar adanya efek jera kepada tikus-tikus berdasi," ujar Razak. (jos/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ragil


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Imipas Serahkan Bansos Bedah Rumah, Sebut Sudah Ada 24 Unit Dibangun
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Telepon Pintar, Kontrasepsi Sosial Abad ke-21
• 16 jam lalukompas.id
thumb
YLKI Minta Kepala BGN Baru Wujudkan Nol Kasus Keracunan MBG di 100 Hari Pertama
• 23 jam laludisway.id
thumb
Messi Masih Tajam di Piala Dunia 2026! Baru Turun 3 Menit Langsung Cetak Gol, Argentina Hajar Islandia 3-0
• 15 jam laluharianfajar
thumb
BRIN Nilai Fast Charging Motor Listrik Ungguli Tukar Baterai, Lebih Prospektif
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.