Anwar Sanjaya Diperiksa soal Kasus Hanania Travel, Akui Promosi dengan Sistem Barter

kompas.com
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Anwar Sanjaya turut diperiksa penyidik untuk mendalami kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana Hanania Travel, Rabu (10/6/2026).

Seperti sejumlah influencer lain yang bekerja sama dengan Hanania Travel, Anwar mengaku mempromosikan jasa keberangkatan umrah tersebut dengan sistem barter.

“Jadi saya berangkat tidak mendapatkan uang, hanya mendapatkan uang saku yang sudah saya terima,” jelas dia kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu.

Baca juga: Vonis Bos Terra Drone: Abaikan Standar K3 hingga Kebakaran Tewaskan 22 Karyawan

Anwar juga menyebutkan bahwa uang itu juga sudah dikembalikan lewat penyidik. Namun, ia enggan menyebutkan nominal uang saku yang dia terima kala itu.

“Itu bukan kapasitas aku untuk menyebutkan nominalnya. Tapi aku sudah serahkan kepada pihak kepolisian, jadi nanti bisa langsung tanyakan ke penyidik,” ujar dia.

Ia juga menyampaikan keprihatinan dan berdoa agar para calon jemaah yang batal berangkat dapat segera mendapatkan kembali hak mereka.

Selain Anwar, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid juga diperiksa pada hari yang sama. Keduanya menyampaikan hal serupa, yakni kerja sama promosi dalam bentuk barter.

Dalam pemeriksaan itu, keduanya juga disebut mengeluarkan dana lebih dari Rp 160 juta karena membawa rombongan tambahan di luar kerja sama awal yang hanya berlaku untuk Thariq, Aaliyah, dan anaknya.

“Nah pembayaran dari Thariq pun, ini enggak sedikit. Kami telah membayar kepada Hanania ini, itu mencapai hampir 160 juta sekian. Itu di luar biaya-biaya untuk ya di sana untuk makan, bayar mutawif, dan lain sebagainya,” tutur kuasa hukum Thariq, Sangun Ragahdo.

Beberapa hari sebelumnya, Keanu Angelo juga diperiksa polisi dan membantah adanya aliran dana yang diterima. Ia mengaku hanya bekerja sama dalam bentuk barter dengan Hanania Travel.

Kasus ini mencuat setelah ratusan calon jemaah mendatangi kantor pusat Hanania Travel di gedung perkantoran Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2026) siang.

Baca juga: Anak dan Menantu Baik, tapi Saya Kesepian, Kisah Oma Neni Memilih Rumah Lansia

Mereka meminta kejelasan setelah gagal diberangkatkan umrah sesuai jadwal.

Dalam mediasi dengan para jemaah, pemilik Hanania Travel, Farhan, mengakui pihaknya belum mampu memberangkatkan jemaah, terutama untuk kloter Juni dan Juli 2026.

“Untuk keberangkatan bulan Juni dan Juli, belum dapat kami berangkatkan sesuai jadwalnya. Kami memahami kekecewaan, rasa lelah yang menunggu, dan marah dari Bapak-Ibu. Tetapi saya hadir di sini untuk menjelaskan secara terbuka apa yang akan kami lakukan sebagai opsi tanggung jawab kami,” ujar Farhan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam pertemuan itu, Farhan menawarkan dua opsi penyelesaian, yakni penjadwalan ulang keberangkatan dengan biaya tambahan serta pengembalian dana (refund) yang dicicil hingga maksimal dua tahun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video Utuh Visitasi UIN Jakarta di Triguna dan SDIP Pamulang Jelaskan Kronologi Faktual
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemerintah Larang Open Dumping di TPA Mulai Agustus, Begini Persiapan Bali
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Kejagung Sebut Hery Susanto Diduga Terima Rumah dan Rp1,5 Miliar dari Kasus Nikel Sultra
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Konferensi Path to Sustainable Growth Kembali Digelar, Kini Fokus ke Kolaborasi Antar Sektor
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polisi Belum Periksa Dua Bocah Diduga Dibully Teman hingga Tersetrum Tiang Listrik di Jakarta Pusat
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.