Maybank (BNII) Bakal Terbitkan Obligasi Tahap I Senilai Rp2 Triliun

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) berencana menerbitkan obligasi dengan total emisi mencapai Rp2 triliun.

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) berencana menerbitkan obligasi dengan total emisi mencapai Rp2 triliun. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) berencana menerbitkan obligasi dengan total emisi mencapai Rp2 triliun. Dana hasil penerbitan surat utang itu akan dipakai untuk menyalurkan kredit.

Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia dengan total target dana Rp5 triliun. Adapun penerbitan obligasi pada kali ini merupakan tahap pertama.

Dalam prospektus ringkas yang dikutip Kamis (11/6/2026), Maybank menawarkan tiga seri obligasi dengan tenor 370 hari, 3 tahun, dan lima tahun sejak tanggal emisi. Besaran bunga ditentukan setelah masa penawaran awal selesai pada 18 Juni 2026.

Pembayaran bunga obligasi perdana akan dilakukan pada 2 Oktober 2026 di mana pokok akan dibayarkan sesuai jatuh tempo mulai dari 12 Juli 2027 hingga 2 Juli 2031 tergantung tenor.

Dalam aksi korporasi tersebut, Maybank menggandeng enam perusahaan sekuritas untuk memasarkan obligasi, yakni BRI Danareksa Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, Maybank Sekuritas, Trimegah Sekuritas, KB Valbury Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) akan menjadi Wali Amanat, sedangkan pihak penjamin emisi obligasi akan ditentukan kemudian.

Pefindo menyematkan peringkat AAA (Triple) A untuk obligasi jangka panjang Maybank Indonesia. Pemeringkatan ini berlaku mulai 3 Maret 2026 hingga 1 Maret 2027.

Sesuai timeline, masa penawaran awal (book building) ditetapkan 10-18 Juni 2026. Sementara itu, penawaran umum akan dilakukan pada 29 Juni, sehingga obligasi dapat diterbitkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 3 Juli.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Makelar Audit Minta Rp 1,6 M ke Pemkab Muara Enim untuk Sulap Laporan BPK
• 1 jam laludetik.com
thumb
Ternyata Pasar Modal Indonesia Masih Diganggu Isu Transparansi
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pertamax Naik, Akankah Masyarakat Beralih ke Pertalite?
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Kasus Andrie Yunus, Pemusnahan Barang Bukti Bisa Hambat Penyidikan Polda Metro Jaya
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.