Polusi udara di Surabaya, Tangerang Selatan (Tangsel), dan sejumlah wilayah lainnya masuk daftar terburuk di level nasional pada Kamis pagi (11/6). Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.30 WIB, poin AQI kedua wilayah ini mencapai lebih dari 180.
Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian penjelasan IQAir, dikutip pada Kamis (11/6).
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima wilayah di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 196 atau dalam kategori tidak sehat.
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 186 atau dalam kategori tidak sehat.
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 186 atau dalam kategori tidak sehat.
- Jakarta, dengan poin AQI 178 atau dalam kategori tidak sehat.
- Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 162 atau dalam kategori tidak sehat.
Sementara itu, Kota Pekanbaru di Riau memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 54. Kota Medan di Sumatera Utara menyusul di urutan kedua dengan poin AQI 58. Namun, kualitas udara keduanya masih tergolong kategori sedang.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara paling sehat mencapai poin AQI 11, tepatnya di Canberra, Australia. Berikutnya disusul Dublin di Irlandia dengan poin AQI 17 dan Birmingham di UK dengan poin AQI 18. Kualitas udara ketiganya masuk kategori baik.
Tak hanya masuk di daftar nasional, polusi udara Jakarta bahkan termasuk yang terburuk untuk level kota-kota global pagi ini. Berikut daftarnya:
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 261 atau dalam kategori sangat tidak sehat.
- Jakarta, Indonesia, dengan poin AQI 178 atau dalam kategori tidak sehat.
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 177 atau dalam kategori tidak sehat.
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 166 atau dalam kategori tidak sehat.
- Kampala, Uganda, dengan poin AQI 163 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Indeks AQI adalah konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-150.
Sementara itu, kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.




