Iran Tutup Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Kian Memanas

medcom.id
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Situasi di kawasan Teluk kembali memanas setelah militer Iran mengumumkan penutupan penuh Selat Hormuz pada Kamis. Keputusan tersebut diambil menyusul meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington dalam beberapa hari terakhir.
 
Melalui pernyataan yang disiarkan televisi nasional Iran, Markas Besar Khatam Al-Anbiya menyebut seluruh aktivitas pelayaran di jalur strategis tersebut dihentikan untuk sementara. Kebijakan itu berlaku bagi seluruh jenis kapal, termasuk kapal tanker pengangkut minyak maupun kapal niaga.
  Baca juga:  Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz Dilakukan Bersama Oman Sesuai Hukum Internasional  
Otoritas militer Iran menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan dengan alasan keamanan di tengah kondisi kawasan yang semakin tidak stabil. Mereka bahkan memperingatkan bahwa setiap pergerakan kapal di perairan tersebut berpotensi menghadapi tindakan militer.
 
Penutupan Selat Hormuz dilakukan setelah Iran menuduh Amerika Serikat terus meningkatkan tekanan dan melancarkan serangan di wilayah selatan negara itu. Teheran juga membantah pernyataan pihak AS yang menyebut jalur pelayaran internasional tersebut masih dapat dilalui secara normal.

Sebelumnya, sejumlah media Iran melaporkan adanya ledakan dan aktivitas pertahanan udara di beberapa wilayah strategis di bagian selatan negara tersebut. Beberapa lokasi yang disebut terdampak antara lain Bandar Abbas, Minab, Jask, Qeshm, dan Sirik.
 
Di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa pasukannya telah melakukan serangan tambahan terhadap sejumlah target di Iran. Washington menyatakan operasi tersebut dilakukan sebagai langkah pertahanan diri.
 
Penutupan Selat Hormuz berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap perdagangan energi global. Jalur laut ini merupakan salah satu rute utama pengiriman minyak dunia, sehingga setiap gangguan di kawasan tersebut dapat memicu kekhawatiran pasar internasional dan meningkatkan volatilitas harga energi.
 
Dengan kedua negara saling melontarkan tuduhan dan memperkuat respons militernya, perhatian dunia kini tertuju pada perkembangan terbaru di kawasan Teluk yang berisiko memicu eskalasi konflik lebih luas.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini "Kunci Rahasia" Ole Romeny Selalu Cetak Gol untuk Timnas Indonesia, Pemain yang pernah Dipuji Patrick Kluivert
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
PIP 2026 Segera Cair, Ini Kriteria Penerima, Syarat, dan Cara Daftarnya
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Respons Kritik Sering ke Luar Negeri, Bandingkan dengan Jokowi
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Pemko Banda Aceh harap operasional SPPG yang terhenti kembali berjalan
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
BI Rate Naik, Cicilan Bengkak, Mimpi Punya Rumah Kian Berat
• 10 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.