Identitas Kerangka Manusia di Bukit Jember, Warga Diduga Depresi usai Cerai dengan Istri

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Identitas Kerangka Manusia di Bukit Jember, Warga Diduga Depresi usai Cerai dengan IstriNasional | inews | Kamis, 11 Juni 2026 - 12:53Dengarkan Berita

JEMBER, iNews.id - Identitas kerangka manusia di Bukit Jember akhirnya terungkap. Kerangka yang ditemukan di kawasan perbukitan Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Jawa Timur itu dikenali sebagai Hasan Basri alias Sanah (32).

Korban merupakan warga Dusun Plalangan, Desa Tegalwaru. Dia sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak pertengahan April 2026.

Polisi menduga korban meninggal saat menyendiri di kawasan bukit. Dari keterangan sementara, korban disebut mengalami depresi setelah bercerai dengan istri.

Kerangka manusia tersebut pertama kali ditemukan buruh tani yang hendak memanen ketela pohon. Temuan itu langsung dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Mayang, Rabu (10/6/2026).

Polisi bersama Tim Inafis Polres Jember mendatangi lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Identitas korban dipastikan berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan keluarga.

Baca Juga:Sadis! Ibu di Pekalongan Dianiaya Anak Kandung hingga Tewas

Kepala Dusun Plalangan, Handoso mengatakan, laporan awal datang dari warga yang menemukan kerangka manusia di area perbukitan. Setelah dicek, korban ternyata merupakan warga setempat.

"Ada warga menemukan mayat lapor sama saya lalu diteruskan ke polisi. Ternyata korban warga saya, katanya cerai sama istri lalu sempat dicari keluarganya," ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah tinggal tulang belulang dan tengkorak. Sementara pakaian berupa baju, celana, dan sarung ditemukan terpisah sekitar 2 meter dari kerangka.

Jasad korban kemudian dievakuasi dari atas bukit. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Puskesmas Mayang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Mayang AKP Dian Eko Trimuryono mengatakan, korban memang sempat dilaporkan hilang beberapa waktu sebelumnya. Korban dikenali dari sejumlah ciri, termasuk pakaian yang ditemukan di sekitar lokasi.

"Korban memang hilang beberapa waktu sebelumnya. Dikenali dari beberapa ciri pakaian yang dikenakan. Hasil visum masih berproses namun pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan. Dari keterangan sementara, korban mengalami depresi usai cerai dengan istri," katanya.

Baca Juga:Ada Hakim Pensiun, Sidang Vonis 4 Terdakwa Kasus Minyak Mentah Ditunda

Menurut polisi, korban baru pulang ke rumah orang tuanya sekitar dua bulan lalu setelah bercerai dengan istrinya. Sejak itu, korban disebut mengalami depresi dan sering menyendiri.

Korban kemudian pergi dari rumah tanpa pamit hingga akhirnya dilaporkan hilang oleh keluarganya. Pencarian sempat dilakukan sebelum korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Hasil olah TKP sementara dan pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal bukan akibat tindak pidana.

Meski demikian, hasil visum masih berproses untuk memastikan penyebab kematian korban. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak medis.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Kritik Penambalan ‘Genangan Abadi’ Pesanggrahan: Sampai Tahun Jebot Juga Enggak Bakal Beres
• 29 menit lalukompas.com
thumb
Gerindra Sebut Tak Ada Instruksi ke Kader untuk Miliki Dapur MBG
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kalimat Orang Tua untuk Menenangkan Anak saat Menangis sambil Bangun Kepercayaan Diri
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ditahan KPK, Ketua Tim BPK Sumsel Bantah Terima Suap Proyek Muara Enim
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Ultah Raja Charles III, Inggris Dorong Kerja Sama Inovasi dengan Indonesia
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.