Sempat Kritis di ICU, Bocah Korban Bullying di Senen Jakpus Kini Alami Trauma

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Seorang anak berinisial MWP (6) yang menjadi korban perundungan di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat pada Minggu (7/6) lalu, kini mengalami trauma.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ibu korban, Vira (26), saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Trauma, iya,” kata Vira.

Vira mengungkapkan akan membawa anaknya untuk mendatangi psikolog. Namun hal tersebut akan dilakukan bila kondisi fisik anaknya telah pulih.

“Kalau itu sih rencana dokter sih minggu depannya pengin ke psikolog gitu, kejiwaan juga gitu. Kalau masih keadaan kayak gini belum bisa, soalnya masih keadaan sakit,” ungkap Vira.

Vira mengatakan saat ini kondisi anaknya masih mengalami sakit dan demam tinggi.

“Masih keadaan sakit, tadi kan panas ya saya bawa lagi tuh ke Puskesmas gitu. Tadi 40 derajat gitu. Hampir biru bibirnya sama kakinya biru,” tutur Vira.

Sempat Kritis

Vira menjelaskan, perundungan kepada anaknya terjadi pada pukul 19.30 WIB. Akibatnya, anaknya dalam kondisi kritis dan sempat dilarikan ke rumah sakit.

“Langsung saya bawa lari ke RSCM jam 8 malam, saya bawa ambulans juga. Setelah di perjalanan anak saya udah enggak ada napas gitu, masih kritis dipakein alat itunya juga kan, enggak bisa, pakai oksigen juga enggak bisa. Setelah itu dikasih obat dalam sama dokter dan langsung masukin ke ruang ICU,” jelas Vira.

Vira mengatakan saat anaknya dalam kondisi kritis, kondisinya tidak sadarkan diri. Hal itu membuat anaknya berada di ruang ICU hingga Rabu (10/6) sore.

“Kritis, kritis. Sempat enggak sadar. Enggak koma, kritis aja. Di ICU-nya itu dia dari hari Minggu. Jadi dia belum pindah ke ruang perawatan,” ujar Vira.

Vira juga menyebutkan kondisi sakit anaknya terletak di area kepala. Hal itu masih terjadi walaupun telah dirawat di rumah sakit.

“Dia dari nyeri kepala, nyeri kepala terus dibawanya efeknya panas gitu. Panas udah dikasih obat ya dari dokter RSCM, tapi enggak ada perubahan juga gitu,” ujar Vira.

“Tapi nanti kalau misalkan enggak ada perubahan juga setelah tiga hari pengin dibawa lagi ke RSCM gitu,” sambungnya.

Bahkan, kata Vira, kepala anaknya mengalami luka. Akibatnya, kini ada benjolan di kepala anaknya.

“Ada [benjol dan darah]. Itu katanya dibentur ke tiang listrik tersebut,” sebut Vira.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bocah di Sragen Ternyata Korban Ketiga, Rekam Jejak Pelaku Pembunuhan Tragis Bilqis Terungkap
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Ekonomi Jember Tumbuh 6,35 Persen, Lampaui Jawa Timur dan Nasional pada Kuartal I
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Viral Emak-emak di Medan Protes Damkar Kirim Air ke Rumah Kadis Saat PDAM Mati
• 11 jam laludetik.com
thumb
Iran Tolak Negosiasi Langsung dengan AS di Doha
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Penegakan Hukum oleh Kejagung Kunci Benahi Tata Kelola MBG
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.