Dubes Indroyono bahas penguatan kerja sama perpustakaan AS-Indonesia

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo melakukan kunjungan ke Library of Congress, Washington DC, guna membahas penguatan kerja sama antara perpustakaan kedua negara.

Ketika mengunjungi Library of Congress, Rabu (10/6), Dubes Indroyono diterima oleh Sarah Rhodes dari Congressional and Intergovernmental Office serta Naomi dari Copyright Office—di mana mereka mendiskusikan pertukaran buku, pengayaan koleksi, dan perluasan akses pengetahuan.

"Koleksi Indonesia yang tersimpan di Library of Congress merupakan bukti bahwa bangsa kita memiliki kontribusi penting dalam khazanah pengetahuan dunia,” kata Indroyono dalam keterangan KBRI Washington DC, Kamis.

“Setiap buku, manuskrip, arsip, dan karya intelektual Indonesia yang hadir di sini menjadi duta bangsa yang memperkenalkan sejarah, budaya, pemikiran, dan pencapaian Indonesia kepada masyarakat internasional," ujarnya, menambahkan.

Library of Congress dikenal sebagai perpustakaan terbesar di dunia dengan lebih dari 170 juta koleksi yang mencakup sekitar 39 juta buku dan bahan cetak dalam 470 bahasa, 73 juta manuskrip, jutaan foto, peta, rekaman musik, serta arsip suara.

Di antara koleksi tersebut, sekitar 190.000 berasal dari Indonesia—mencerminkan kekayaan warisan intelektual dan budaya bangsa yang telah menjadi bagian dari lanskap pengetahuan global.

Jejak Indonesia juga tercermin melalui koleksi yang mendokumentasikan perjalanan para pemimpin nasional.

Library of Congress menyimpan lebih dari 1.100 buku tentang Presiden Soekarno, 918 buku mengenai Presiden Soeharto, serta berbagai karya tentang Presiden BJ Habibie.

Selain itu, American Folklife Center juga menyimpan rekaman dan dokumentasi budaya Indonesia yang berasal dari periode 1893 hingga 2009.

Salah satu koleksi Indonesia yang paling berharga adalah manuskrip Jawa beriluminasi tahun 1862 berjudul Pangkat-Pangkat Caritanipun Serat Babad ing Tanah Jawi Sedhaya, yang mengisahkan sejarah Jawa dan penyebaran Islam dengan ilustrasi artistik bernilai sejarah dan estetika tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Dubes Indroyono menyerahkan buku karyanya berjudul “Teknologi Maritim & Teknologi Pertahanan Indonesia” (Edisi ke-3, 2018) kepada Library of Congress. Penyerahan ini menambah jumlah karya beliau yang tersimpan di perpustakaan tersebut menjadi 20 judul.

"Perpustakaan, museum, galeri, dan arsip adalah empat pilar peradaban yang menjaga memori kolektif bangsa. Melalui kerja sama antarlembaga pengetahuan, kita tidak hanya melestarikan warisan masa lalu, tetapi juga membangun jembatan bagi generasi masa depan untuk saling memahami dan belajar satu sama lain," katanya.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan rencana kunjungan alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1973 pada 1 Juli 2026 yang akan menyumbangkan sekitar 100 judul buku dan atlas ke Library of Congress.

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kehadiran intelektual dan budaya Indonesia di panggung global.

"Kami berharap semakin banyak akademisi, penulis, peneliti, perguruan tinggi, dan komunitas Indonesia yang berpartisipasi memperkaya koleksi tentang Indonesia di perpustakaan-perpustakaan dunia,” paparnya.

“Kehadiran karya-karya Indonesia di pusat-pusat pengetahuan global akan memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa yang berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban dunia," kata Indroyono, menutup pernyataannya.

Baca juga: Layanan konsultasi pendidikan Amerika hadir di Makassar

Baca juga: Unhas serahkan 47 buku karya dosen ke perpustakaan nasional Amerika




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pabrikan Jepang Sepakati Standar Baru Komponen, Dipicu Tekanan Biaya Produksi
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Dapur MBG di Jombang Berhenti Operasi Sementara Bertambah, Kini jadi 45 SPPG
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Partai Hanura Membantah Tudingan Memiliki Yayasan Pengelola MBG dan Siapkan Pemanggilan Kader Terkait
• 19 jam lalupantau.com
thumb
50 SMA di Jabodetabek ditantang kumpulkan lima ton sampah elektronik
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Manusia Mungkin Bukan Tercipta di Bumi
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.