Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sumut, BPS Minta Dukungan Kepala Daerah

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MEDAN - Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi meminta kepala daerah se-Sumatra Utara (Sumut) menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Sonny mengatakan Sensus Ekonomi yang dilakukan satu kali dalam sepuluh tahun ini bertujuan untuk mendata secara lengkap aktivitas ekonomi sektor usaha maupun rumah tangga sehingga bisa mendapat gambaran utuh dinamika ekonomi masyarakat.

"Sensus ekonomi ini merupakan sensus yang komprehensif. Nanti akan terpetakan secara detail sektor-sektor ekonomi masyarakat. Laporannya nanti akan disampaikan kepada kepala daerah sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan," kata Sonny dalam agenda Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Parapat, Sumatra Utara, Kamis (11/6/2026).

Dijelaskan Sonny, Sensus Ekonomi menjadi salah satu sarana untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia keluar dari middle income trap country.

Melalui sensus ekonomi, lanjutnya, sektor-sektor ekonomi yang potensial untuk dikembangkan dapat terpetakan. Data yang didapat dari sensus akan menjadi kompas bagi daerah untuk menetapkan strategi pembangunan yang tepat, sekaligus mengevaluasi pembangunan di masa lalu.

Adapun Sumut disebut Sonny merupakan daerah yang mengalami pertumbuhan pelaku usaha amat signifikan sepanjang 2006-2026. Saat ini BPS mendata ada sekitar 1,55 juta pelaku usaha di Sumut dari 1,06 juta pada 2006.

Baca Juga

  • Sensus Ekonomi 2026 dan Upaya Memperkuat Literasi Data Masyarakat
  • Kemenkes Dorong Sektor Kesehatan Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
  • OJK Cirebon Dorong Perbankan Buka Data untuk Dukung Sensus Ekonomi 2026

Sonny menyebut petugas sensus akan mendatangi pelaku usaha tersebut secara door-to-door (dari rumah ke rumah) mulai tanggal 15 Juni mendatang, serta 4,8 juta keluarga untuk mendata aktivitas ekonomi masyarakat. 

Sonny pun meminta agar kepala daerah di Sumut mendukung penyelenggaraan Sensus Ekonomi ini dengan ikut mensosialisasikan kepada masyarakatnya.

"Kami berharap petugas kami nanti dapat diterima oleh masyarakat karena sensus ini penting datanya untuk memperkuat pembangunan daerah" tandasnya.

Adapun Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution menyambut baik dan mendukung penuh Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar BPS mulai 15 Juni hingga 31 Agustus mendatang. 

Bobby pun mengapresiasi BPS yang telah mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sumut lebih dahulu dibandingkan nasional.

Bobby mengatakan pemerintah memerlukan data yang lengkap dan terbaru terkait dinamika ekonomi masyarakat sebagai dasar pengambilan keputusan. Dia pun mengajak bupati/ wali kota se-Sumut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

"Mari sama-sama kita sukseskan sensus ini. Saya minta, kalau dapat, selipkan juga soal sensus dalam setiap event kedaerahan baik event kecil sekalipun. Karena data sensus ini akan berguna bagi kita dalam membuat kebijakan," ujar Bobby.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Piala Dunia 2026: 8 Pemain Berusia 40 Tahun Masih Tampil, Ada Cristiano Ronaldo hingga Modric
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Capai 8%, Walkot: Kerja Keras Seluruh Elemen
• 8 jam laludetik.com
thumb
Polri Tetapkan Founder PT DSI Jadi Tersangka Penipuan, Begini Perannya!
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Belum Genap 2 Minggu di Bulan Juni, Indonesia Sudah Dihantam Deretan Peristiwa Besar
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Pelaku UMKM di Wajo Dimintai Sumbangan untuk Program Lorong Mapaccing, Dugaan Pungli Mencuat
• 19 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.