Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berkomitmen memaksimalkan pengelolaan aset daerah guna menunjang peningkatan kualitas mutu pelayanan publik.
Salah satu fokus perhatian saat ini diarahkan pada penyiapan rencana strategis jangka panjang untuk kawasan eks balai latihan pegawai di jalur utama Kecamatan Pandaan.
Langkah penataan ini diambil sebagai bagian dari program efisiensi dan standardisasi kelayakan infrastruktur kedinasan di lingkungan pemerintah daerah. Otoritas terkait kini tengah mengkaji formula pengalokasian anggaran yang lebih tepat sasaran agar pemanfaatan lahan luas tersebut berjalan optimal.
“Kami sebenarnya masih sangat membutuhkan fasilitas tersebut sebagai sarana peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur sipil negara,” ujar Kepala BKPSDM Kabupaten Pasuruan, Fathurrohman. Pihaknya menjelaskan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama pimpinan daerah guna menyelaraskan program rehabilitasi dengan regulasi penggunaan anggaran terbaru.
Penundaan renovasi fisik pada tahun lalu justru menjadi momentum bagi manajemen untuk mematangkan konsep pembangunan yang lebih matang dan integratif. Pihak dinas ingin memastikan bahwa setiap dana publik yang dikucurkan nantinya benar-benar memberikan dampak berkelanjutan bagi daerah.
Evaluasi kelayakan bangunan juga telah dilakukan secara profesional dengan melibatkan jajaran teknis dari dinas terkait demi menjamin faktor keselamatan. Hasil kajian berkala tersebut menjadi dasar utama bagi pemerintah dalam menentukan skala prioritas pembangunan infrastruktur di masa depan.
“Setelah ada kajian dari Dinas SDA, gedung tersebut dinyatakan tidak layak lagi digunakan karena kondisi sudah banyak yang rusak,” tambah Fathurrohman. Langkah pengosongan area ini sengaja diambil demi mengutamakan keselamatan para pegawai serta mempersiapkan lahan untuk proses pembenahan total.
Sinergi lintas sektoral kini terus diperkuat agar proses transisi pemanfaatan aset peninggalan masa pandemi ini dapat berjalan mulus tanpa kendala administratif. Pihak BKPSDM optimis bahwa penataan kawasan strategis ini akan melahirkan pusat edukasi aparatur yang jauh lebih representatif dan modern.
Dukungan penuh dari masyarakat dan pemangku kebijakan diharapkan mampu mempercepat realisasi wajah baru pusat pelatihan tersebut. Pemerintah daerah memastikan bahwa setiap kebijakan tata ruang yang diambil akan selalu mengutamakan asas kemanfaatan bagi kemajuan warga Pasuruan. (ada/ted)




