Menuju Kota Global, Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur dan Daya Saing Jakarta

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Jakarta terus memperkuat perannya sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus kota global yang mampu bersaing di tingkat internasional. 

Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan berbagai strategi yang berfokus pada penguatan investasi, pembangunan infrastruktur, peningkatan konektivitas, serta perbaikan kualitas hidup masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, mengatakan, arah pembangunan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 yang menetapkan Jakarta sebagai kota global.

Menurut dia, kota global tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan internasional di bidang perdagangan, investasi, bisnis, pariwisata, pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan.

“Jakarta diamanatkan sebagai kota global dimana memiliki makna kota yang menyelenggarakan kegiatan internasional di bidang perdagangan hingga kesehatan, dan menjadi lokasi kantor pusat perusahaan dan lembaga baik nasional, regional, maupun internasional,” ujar Atika dalam pernyataan tertulis kepada Kompas.com, dikutip Jumat (12/6/2026).

Baca juga: Polisi Deteksi Penyusup di Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini, Siapkan Tindakan Tegas

Pemprov DKI Jakarta menargetkan Jakarta masuk dalam 50 besar kota global pada 2030. Dalam jangka panjang, Jakarta ditargetkan masuk ke jajaran 20 kota global terbaik dunia pada 2045.

Modal besar menuju kota global

Menurut Atika, Jakarta memiliki berbagai modal untuk mencapai target tersebut. Selain menjadi kota terbesar di Asia Tenggara, Jakarta juga didukung jumlah penduduk yang besar dengan mayoritas berada pada usia produktif.

Kondisi tersebut menjadi kekuatan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing Jakarta di tingkat global.

“Dari sisi ekonomi, Jakarta saat ini didominasi sektor berbasis jasa sebesar 77,88 persen,” kata Atika.

Sektor perdagangan, jasa keuangan, informasi dan komunikasi, serta jasa perusahaan menjadi penopang utama perekonomian Jakarta. 

Baca juga: Alasan Mahasiswa UI Dilarang Demo di Bundaran HI, Polisi: Itu Jantungnya Perekonomian

Selain itu, posisi Jakarta sebagai pusat bisnis, keuangan, logistik, dan distribusi nasional juga menjadi keunggulan yang mendukung transformasi menuju pusat ekonomi dan finansial kawasan.

Perkuat investasi dan pembangunan infrastruktur

Untuk mempercepat transformasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat iklim investasi melalui berbagai kerja sama dengan sektor swasta dan promosi investasi di tingkat internasional.

Sepanjang 2025, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Jakarta tercatat mencapai Rp 95,7 triliun. Pemprov DKI juga terus mendorong pengembangan Jakarta sebagai pusat keuangan syariah global melalui instrumen sukuk, perbankan syariah, dan asuransi syariah.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama. Berbagai proyek strategis terus didorong, mulai dari pengembangan transportasi publik, penyediaan air bersih, sistem pengolahan air limbah, fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD).

Menurut Atika, infrastruktur yang terintegrasi menjadi salah satu fondasi penting untuk meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan kota yang nyaman bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Pembangunan Transportasi Publik Bisa Sejahterakan Warga Daerah


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bangkit dari Kubur: Harga Emas Tebang 3% Sehari, Balik ke US$4.200
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Alasan Pertamina Kerek Harga Pertamax: Kondisi Global dan Harga Minyak Dunia
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI, Sempat Diblokade di Semanggi hingga Ricuh di Tosari
• 31 menit laluokezone.com
thumb
KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim!
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Warga Cemas Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, FKBI Harapkan Transparansi
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.