Sebanyak 21.801 unit motor listrik senilai Rp1,39 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis ditemukan menumpuk tak terurus di sebuah area pergudangan di kawasan industri Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penemuan ribuan kendaraan ini merupakan buntut dari terbongkarnya skandal dugaan korupsi di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) pada era kepemimpinan Dadan Hindayana.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan motor listrik berwarna biru mencolok tersebut dilengkapi dengan logo resmi Badan Gizi Nasional. Selain model standar, di dalam area gudang juga terlihat tumpukan unit model skuter matic dan tipe trail yang sejatinya diperuntukkan bagi distribusi logistik program MBG.
Baca juga: Kejagung Dorong Motor Listrik Proyek BGN Segera Didistribusikan
Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa volume kendaraan di lokasi tersebut terus bertambah dalam beberapa bulan terakhir. Namun, kepastian distribusi motor-motor tersebut ke berbagai daerah di Indonesia justru menemui jalan buntu.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan bahwa pengadaan puluhan ribu unit motor listrik tersebut telah masuk dalam radar penyidikan tindak pidana korupsi. Penyidik menemukan adanya disparitas harga yang tidak wajar serta indikasi penggelembungan biaya (markup).




