JAKARTA, KOMPAS.TV - Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter yang berlaku sejak 10 Juni 2026 mulai memunculkan dampak di lapangan.
Sejumlah SPBU di Jakarta dan Jawa Barat dilaporkan kehabisan stok Pertalite setelah meningkatnya permintaan dari masyarakat yang beralih dari BBM non-subsidi tersebut.
Akibat kondisi itu, sejumlah pengendara terpaksa membeli Pertamax meski harganya lebih mahal dibanding Pertalite.
Pantauan di sejumlah SPBU kawasan Kalimalang dan Jatinegara, Jakarta Timur menunjukkan tidak adanya aktivitas pengisian Pertalite karena stok BBM tersebut habis.
Pihak SPBU hanya memasang pemberitahuan bahwa pasokan sedang dalam perjalanan.
Salah seorang warga, Farid, mengaku tidak mengetahui kondisi tersebut sebelum tiba di SPBU.
Baca Juga: Polemik Kenaikan Harga Pertamax, Gelombang Aksi Demo Mahasiswa hingga Respons Pemerintah
"Kalau memang kosong harusnya dikasih pemberitahuan," ujarnya dalam siaran KompasTV, Jumat (12/6/2026).
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Meningkatnya permintaan Pertalite membuat stok BBM tersebut tidak tersedia di beberapa lokasi.
Akibatnya, pengendara yang sebelumnya mencari Pertalite terpaksa beralih ke Pertamax.
Penulis : Danang Suryo Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- Pertalite
- Pertamax
- harga BBM
- SPBU
- Pertamina





