Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia, Hartanya Nyaris Setara Rp18.000 Triliun

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Elon Musk kembali mencetak sejarah yang belum pernah dicapai siapa pun sebelumnya. Pendiri Tesla dan SpaceX itu resmi menyandang status sebagai triliuner pertama di dunia setelah lonjakan valuasi bisnis antariksanya membuat kekayaannya melesat ke level yang sulit dibayangkan.

Pencapaian tersebut terjadi setelah SpaceX sukses mencuri perhatian pasar melalui debut saham yang memecahkan rekor dan memicu gelombang antusiasme investor terhadap berbagai lini bisnis milik Musk.

Mengutip Reuters, SpaceX berhasil menghimpun dana sebesar 75 miliar dolar AS dalam penawaran umum perdana (IPO) yang berlangsung pada Kamis (11/6). Langkah tersebut menjadi katalis utama yang mendorong kekayaan Elon Musk menembus angka fantastis sekitar 1,11 triliun dolar AS atau hampir setara Rp18.000 triliun menurut Bloomberg.

Dengan angka tersebut, Elon Musk kini melampaui para miliarder papan atas dunia dengan jarak yang sangat jauh. Ia meninggalkan pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin, pendiri Amazon Jeff Bezos, hingga bos grup barang mewah LVMH Bernard Arnault.

Melansir BBC, posisi Elon Musk saat ini sesungguhnya sangat kontras dibanding enam tahun lalu. Pada Januari 2020, ia bahkan hanya berada di peringkat ke-35 daftar orang terkaya dunia dengan total kekayaan sekitar 28 miliar dolar AS.

Namun segalanya berubah drastis ketika nilai Tesla dan SpaceX melonjak tajam. Kepemilikan saham besar di kedua perusahaan tersebut menjadi mesin utama yang mendongkrak kekayaan Elon Musk dalam waktu relatif singkat.

Baca Juga: Valuasi SpaceX Sentuh USD 1,77 Triliun, Elon Musk Berpeluang Jadi Manusia Triliuner Pertama

Perjalanan menuju status triliuner juga tidak selalu mulus. Kekayaan Musk berkali-kali mengalami lonjakan ekstrem sekaligus penurunan tajam akibat fluktuasi harga saham Tesla hingga perubahan sentimen investor dan politik selama keterlibatannya dalam pemerintahan Donald Trump.

Pada Januari 2021, Elon Musk sempat menggeser Jeff Bezos sebagai orang terkaya di dunia untuk pertama kalinya. Kemudian pada November 2021, saham Tesla meroket sehingga kekayaannya mencapai sekitar 340 miliar dolar AS.

Tahun 2022 menjadi periode yang lebih berat. Setelah mengakuisisi Twitter, kekayaannya tercatat sekitar 204 miliar dolar AS pada Oktober 2022 sebelum merosot menjadi 124 miliar dolar AS pada Januari 2023.

Momentum kebangkitan kembali muncul pada Juni 2024 ketika NASA memberikan kontrak senilai 843 juta dolar AS kepada SpaceX untuk proyek penurunan orbit Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Karier politik Musk juga sempat menjadi sorotan. Ia bergabung dalam pemerintahan kedua Donald Trump pada Januari 2025, namun kemudian mengundurkan diri pada Mei tahun yang sama.

Baca Juga: Mata-Mata China Disebut Awasi Delegasi Amerika Serikat Saat Pertemuan Xi-Trump, Menyamar Dekat Elon Musk

Meski sempat diterpa kekhawatiran investor akibat kedekatannya dengan dunia politik, Elon Musk kembali membuktikan daya tahannya. Pada Desember 2025, kekayaannya melonjak menjadi 638 miliar dolar AS setelah muncul laporan bahwa SpaceX akan melaksanakan IPO.

Puncaknya terjadi pada Juni 2026 ketika IPO SpaceX resmi diluncurkan. Momen inilah yang mendorong kekayaan Musk melesat hingga mencapai 1,11 triliun dolar AS dan menjadikannya manusia pertama di dunia yang menyandang status triliuner.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Jakarta dan Bapenda DKI Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak di Jakarta Fair
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
MK Diminta Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol, Maksimal 2 Periode
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Karhutla Dominasi Bencana di Sumatra dan Kalimantan
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Susahnya Cari Pertalite di Tangerang Usai Harga Pertamax Melonjak...
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Pengemudi Ojol Itu, Pahlawan di Balik Aspirasi dan Kegelisahan Kita
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.