Disorot Media Asing, Prabowo: Kami Telah Bekerja Keras Memenuhi Janji

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menanggapi sorotan media internasional The Economist melalui laporan bertajuk "Archipelagoing Fast" yang terbit pada 16 Mei lalu.

Alih-alih bereaksi defensif, Prabowo menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik, namun mengingatkan bahwa setiap penilaian harus berpijak pada realitas yang dihadapi rakyat Indonesia.

Pernyataan itu sekaligus menjadi jawaban langsung terhadap berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada pemerintahannya, termasuk soal program-program prioritas yang tengah dijalankan.

Dalam tanggapannya, Prabowo menegaskan kritik merupakan bagian penting dari sistem demokrasi yang harus dihormati.

"Saya menyambut kritik. Dalam demokrasi, kritik tidak hanya sehat, tetapi juga penting. Saya selalu membiasakan diri untuk memeriksa dengan cermat setiap kritik yang ditujukan kepada pemerintah saya dan menimbangnya dengan fakta, hasil, dan realitas yang dihadapi oleh warga negara biasa," ujarnya.

Meski demikian, Prabowo menilai tidak semua kritik lahir dari pemahaman utuh terhadap kondisi masyarakat Indonesia. Menurutnya, sebagian kritik justru tampak jauh dari persoalan yang benar-benar dihadapi rakyat sehari-hari.

Salah satu contoh yang disorotnya adalah kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang selama ini menjadi salah satu andalan pemerintah.

Baca Juga: MBG Tak Boleh Disetop Meski Diserang Bertubi-tubi: Itu Sama Saja Prabowo Langgar Janji

"Terkadang, beberapa kritik tampak terlepas dari realitas yang dihadapi oleh rakyat Indonesia biasa. Saya terkejut, misalnya, dengan mudahnya mengkritik program makanan bergizi gratis kita. Karena bagi saya, sulit untuk mengabaikan fakta bahwa satu dari lima anak Indonesia menderita stunting akibat kekurangan gizi. Atau bahwa jutaan ibu hamil dan balita kekurangan nutrisi yang cukup selama periode perkembangan terpenting dalam kehidupan manusia," sambungnya.

Prabowo menegaskan bahwa fokus utamanya adalah bekerja, memenuhi janji politik yang telah disampaikan kepada rakyat, dan memastikan program-program prioritas dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. "Kami perlu bekerja untuk masa depan bersama dan mewujudkan janji-janji yang telah diikrarkan saat kami terpilih," terangnya. 

"Kami berjanji kepada rakyat Indonesia bahwa kami akan melanjutkan program-program ini, dan kami telah bekerja keras untuk memenuhi janji-janji tersebut," imbuhnya. 

Baca Juga: Huru-Hara Isu Pemakzulan, Amien Rais: Pertahankan Prabowo Sampai 2029!

Presiden juga menekankan bahwa pemerintah tidak akan menjawab kritik dengan perdebatan atau retorika politik semata. Baginya, ukuran utama keberhasilan pemerintahan adalah hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

"Sebagai pemerintah, kami akan menjawab kritik bukan dengan retorika, tetapi dengan hasil, yang dapat diukur oleh siapa pun, di mana pun," tambah Prabowo. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perlinsos Digital, Babak Baru Akurasi Data Penerima Bansos
• 14 jam lalukompas.id
thumb
Baru Disetujui Disahkan, UU Polri Sudah Langsung Digugat ke MK
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Teknologi digital singkap dunia tersembunyi di pagoda kayu Yingxian
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Jadwal F1 GP Catalunya 2026, Sabtu 13 Juni: Catat Hasil Impresif di Hari Pertama, McLaren Siap Ganggu Dominasi Mercedes
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral Unggahan Betrand Putra Onsu di Instagram, Ini Tanggapan Ruben Onsu 
• 3 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.