Pantau - Mahkamah Agung (MA) RI menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI Tahun 2026 di Kota Malang, Jawa Timur, pada 12–16 Juni 2026 sebagai upaya merawat integritas insan peradilan di seluruh Indonesia dengan melibatkan 1.022 peserta dari berbagai daerah.
Semangat Sportivitas untuk Memperkuat Integritas PeradilanKetua Mahkamah Agung, Sunarto, menyampaikan bahwa semangat sportivitas dan integritas perlu terus dipelihara dalam lingkungan peradilan agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan semakin meningkat.
Ia mengungkapkan, "Saya percaya bahwa apabila semangat sportivitas dan integritas dapat terus kami pelihara, maka keluarga besar peradilan Indonesia akan semakin kuat dan semakin dipercaya oleh masyarakat."
Kejuaraan nasional tersebut diikuti oleh hakim, aparatur peradilan, dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan peradilan dari berbagai wilayah di Indonesia.
Total terdapat 71 tim putra dan 52 tim putri yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Sunarto menilai olahraga mengajarkan berbagai nilai yang relevan dengan tugas insan peradilan, seperti disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan komitmen.
Ia mengatakan, "Nilai itulah yang juga diperlukan dalam membangun lembaga peradilan yang modern, profesional, dan terpercaya."
Gubernur Jatim Harapkan Dampak Positif bagi Solidaritas dan EkonomiGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut menghadiri seremoni pembukaan yang berlangsung di Stadion Gajayana, Malang, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Khofifah menilai penyelenggaraan kejuaraan tersebut menjadi momentum untuk mempererat solidaritas dan persaudaraan nasional di lingkungan peradilan Indonesia.
Ia juga berharap kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di kawasan Malang Raya, termasuk bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Khofifah mengajak seluruh kontingen memanfaatkan kesempatan selama berada di Jawa Timur untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan serta mengenal kekayaan budaya dan produk lokal daerah.
Ia mengungkapkan, “Kami punya TransJatim yang memang eksis melewati beberapa titik strategis wisata di Malang Raya. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, sukses, dan penuh keberkahan.”




