Bandung, VIVA – Bagi penggemar motor 2-tak, aroma asap knalpot sering kali menghadirkan sensasi tersendiri. Bahkan, tak sedikit yang mengaku bisa menebak jenis oli samping yang digunakan hanya dari aromanya.
Fenomena ini bukan tanpa alasan. Berbeda dengan motor empat langkah, mesin 2-tak menggunakan oli samping yang ikut terbakar bersama bahan bakar di ruang mesin. Karena ikut terbakar, aroma dari pelumas tersebut akan keluar melalui gas buang dan menghasilkan karakter khas.
Di kalangan pencinta motor 2-tak, aroma tertentu bahkan menjadi identitas sebuah produk pelumas. Ada yang menyukai aroma manis, ada pula yang lebih menyukai aroma tajam khas oli balap.
Selain memberikan pengalaman berkendara yang berbeda, aroma pada oli samping juga menjadi salah satu pembeda antarproduk. Meski demikian, aroma bukanlah faktor utama yang menentukan kualitas pelumas.
Yang terpenting tetaplah kemampuan oli dalam melumasi komponen mesin, menjaga suhu kerja, mengurangi gesekan, serta membantu menghasilkan pembakaran yang lebih bersih.
Hal inilah yang coba dihadirkan IPONE melalui pelumas Samouraï yang diperkenalkan di ajang BBQ Ride 2026 di Prabuwangi Park, Bandung, Sabtu 13 Juni 2026.
Produk untuk motor 2-tak tersebut hadir dengan aroma stroberi yang telah lama menjadi ciri khasnya dan cukup dikenal di kalangan pengguna motor 2-tak di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Tak hanya mengandalkan aroma, pelumas ini juga mengusung teknologi 100% Synthetic Ester yang dirancang untuk penggunaan premix atau oli samping premium bagi motor 2-tak berperforma tinggi.
Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, mengatakan pasar motor 2-tak di Indonesia masih memiliki basis penggemar yang besar dan loyal.
“Pasar motor 2-tak di Indonesia masih sangat tinggi. Terbukti dengan banyaknya komunitas motor 2-tak yang sangat aktif dan loyal," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif.





