Wamenlu Belum Pastikan Kehadiran Prabowo di KTT ASEAN-Rusia pada 17 Juni 2026

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kepastian kehadiran kepala negara masih menunggu koordinasi dengan pihak Sekretariat Presiden.

Wamenlu Belum Pastikan Kehadiran Prabowo di KTT ASEAN-Rusia pada 17 Juni 2026 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arif Havas Oegroseno memberikan keterangan soal kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Rusia yang akan diselenggarakan di Kazan, Rusia, pada 17 Juni 2026.

"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," ujar Havas di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Minggu (14/6/2026).

Baca Juga:
KJRI New York Perkuat Promosi Bisnis, Investasi hingga Ekraf Indonesia di Pasar AS

Meski demikian, Havas mengaku belum dapat memastikan apakah Presiden Prabowo akan bertolak ke Rusia untuk menghadiri agenda tersebut. Menurutnya, kepastian kehadiran kepala negara masih menunggu koordinasi dengan pihak Sekretariat Presiden.

"Kita lagi nunggu agendanya dari sekretariat,” tuturnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan ke Moskow, Rusia, pada Minggu, 12 April 2026, dalam rangka memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Rusia.

Baca Juga:
Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Meningkatnya Ketidakpastian Global

Saat itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan Presiden bertolak menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Jelang tengah malam di hari Minggu ini, 12 April 2026, Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia," ujar Seskab Teddy.

Perjalanan tersebut menempuh waktu sekitar 12 jam penerbangan nonstop. Setibanya di Moskow, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Putin.

"Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Vladimir Putin di siang harinya," kata Seskab Teddy saat itu.

Teddy menilai pertemuan tersebut memiliki arti penting bagi hubungan kedua negara di tengah dinamika global yang terus berkembang.

"Di tengah dinamika global yang terus berubah, pertemuan ini menjadi sangat krusial," ujarnya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekomendasi Serial Slow Burn di Netflix
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kasus Indonesia Kembali Diungkit, FIFA Dinilai Terlalu Lembek ke Amerika soal Piala Dunia
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 14 Juni 2026: Libra Buka Lembaran Baru, Sagitarius Dipenuhi Kejutan Manis
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Wamen Veronica Tan: Korban Bullying di Jakpus Berhak Dapat Restitusi,
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Innalillah! Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Tutup Usia, Ini Profilnya
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.