PDIP Kritik Kebijakan Kemhan: TNI dan Komcad Bukan Alat untuh Hadapi Demo Mahasiswa

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Politis PDIP Guntur Romli (Sumber: Tribunnews.com/Chaerul Umam)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mempertanyakan alasan Kementerian Pertahanan mengerahkan pasukan TNI dan Komponen Cadangan atau Komcad dalam aksi unjuk rasa mahasiswa di Jakarta pada Jumat, 12 Juni 2026.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara PDI Perjuangan Romli Guntur sebagaimana dilaporkan Jurnalis Kompas TV, Putri Oktaviani, Sabtu (14/6/2026).

“PDI Perjuangan mempertanyakan Kementerian Pertahanan yang mengerahkan TNI dan Komcad untuk menghadapi demo adik-adik mahasiswa,” ucap Guntur.

Guntur menegaskan, TNI dan Komcad bukan alat untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa. Oleh karena itu, Guntur mempertanyakan alasan Kemhan mengeluarkan kebijakan tersebut.

Baca Juga: Ketua BEM UI Jawab Polisi soal Aksi di Bundaran HI Tanpa Pemberitahuan: Polri Membohongi Rakyat

“Yang harus dipertegas TNI dan Komcad bukan alat untuk menghadapi demo mahasiswa. Karena itu, PDI Perjuangan mempertanyakan di balik kebijakan kementerian pertahanan tersebut,” kata Guntur.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Muhamad Nas mengatakan ada permintaan dari Polri untuk mengerahkan personel TNI saat aksi unjuk rasa atau demonstrasi mahasiswa pada Jumat, 12 Juni 2026.

“Adapun pengerahan TNI atas dasar permintaan untuk membantu,” kata Brigjen TNI Muhamad Nas sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu (13/6/2026).

Nas menuturkan keberadaan personel TNI saat demonstrasi mahasiswa berlangsung tidak untuk menangani massa aksi secara langsung.

Nas menegaskan bahwa TNI hadir untuk memberikan dukungan personel jika polisi sudah tidak bisa mengendalikan massa.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • pdip
  • komcad
  • tni
  • tni komcad jaga demonstrasi
  • kebijakan kementerian pertahanan
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejahatan Digital di Sumut Tinggi, Menkomdigi Ajak Anak Muda Cerdas dan Kritis
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Jelang Rencana Eksekusi Hotel Sultan Tuai Sorotan dari Bagir Manan hingga Din Syamsuddin
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Politisi PDIP Guntur Romli Ungkit Perpres Era Jokowi: Siapapun Kepala BGN Akan Korupsi | BOLA LIAR
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Ruwat Agung Soekarno di Situs Ndalem Pojok Kediri: Kembali pada Jati Diri Bangsa
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Ancam Bongkar Rahasia Kubu Sarwendah
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.