Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) akhirnya merilis klarifikasi resmi terkait isu yang muncul dalam laga penyisihan Grup A Piala Dunia 2026 antara Korea Selatan melawan Ceko di Stadion Guadalajara, Meksiko.
FIFA dituding merekayasa jumlah kehadiran penonton karena banyaknya kursi kosong yang tertangkap kamera di area tribun stadion.
Berdasarkan data resmi FIFA, pertandingan yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) waktu setempat itu diklaim disaksikan langsung oleh 44.985 orang.
Angka tersebut dinilai janggal oleh sebagian publik lantaran kapasitas total Stadion Guadalajara mencapai 46.000 kursi, sehingga stadion seharusnya tampak hampir penuh.
Menanggapi tuduhan tersebut, FIFA menegaskan bahwa data yang mereka keluarkan valid dan dihitung berdasarkan sistem pemindaian tiket di pintu masuk, bukan dari pantauan visual kamera.
"Angka kehadiran resmi mencerminkan jumlah tiket yang dipindai dan penonton yang hadir di dalam area stadion. Bukan berdasarkan penilaian visual terhadap keterisian kursi pada momen tertentu selama pertandingan," bunyi keterangan resmi FIFA.
Lebih lanjut, FIFA membeberkan alasan mengapa banyak kursi di tribun stadion terlihat kosong selama pertandingan berlangsung. Fenomena tersebut terjadi karena sebagian penonton memilih berada di area concourse atau lorong stadion dibandingkan duduk di kursi masing-masing.
"Harap dicatat bahwa, selama pertandingan di Guadalajara, beberapa pemegang tiket terlihat berdiri di area concourse (lorong-lorong atau selasar stadion) alih-alih tetap berada di kursi yang telah ditentukan sepanjang pertandingan," jelas FIFA.
Terlepas dari kontroversi jumlah penonton, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan antusiasme terhadap Piala Dunia 2026 sangat tinggi. Ia menyebut tiket pertandingan untuk keseluruhan turnamen telah terjual lebih dari enam juta lembar.
Korea Selatan Menang Dramatis 2-1
Laga Korea Selatan melawan Ceko berlangsung sengit. Tim Taeguk Warriors sempat tertinggal lebih dahulu setelah Ladislav Krejci mencetak gol pada menit ke-59.
Namun, Korea Selatan berhasil bangkit dan membalikkan keadaan. Gol Hwang In-beom pada menit ke-67 dan Oh Hyeon-gyu pada menit ke-80 memastikan kemenangan 2-1 sekaligus membawa timnya meraih tiga poin penting.





