Menag: Media Harus Jadi Perekat Persatuan dan Penjaga Keseimbangan Informasi

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran media massa dalam menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan media sosial. Hal tersebut disampaikannya saat berdialog dengan sejumlah insan media di Makassar, yang turut dihadiri Ketua PWI Sulawesi Selatan terpilih, Suwardi Thahir, Ahad (14/6/2026).

Menurut Nasaruddin, media arus utama (mainstream) saat ini telah menunjukkan tingkat kematangan dan profesionalisme yang tinggi dalam menyajikan informasi kepada publik. Karena itu, masyarakat dinilai semakin mampu membedakan antara informasi yang disajikan media profesional dengan konten yang beredar di media sosial yang belum tentu melalui proses verifikasi.

“Media kita sudah sangat matang dan dewasa. Karena itu masyarakat bisa membedakan antara pemberitaan yang dibaca di media mainstream dengan informasi yang beredar di media sosial,” ujar Nasaruddin.

Ia menegaskan bahwa media, termasuk media sosial, harus berfungsi sebagai perekat dan pemersatu bangsa, bukan justru menjadi sarana yang memicu perpecahan demi mengejar popularitas atau sensasi.

“Media sosial harus menjadi perekat dan pemersatu bangsa serta memperkuat persatuan Indonesia. Jangan sampai karena mengejar pemberitaan yang dianggap menarik atau sensasional, justru mengorbankan persatuan dan kesatuan kita. Yang dirugikan adalah kita semua, termasuk para wartawan,” katanya.

Nasaruddin juga mengajak insan pers untuk tetap berpegang teguh pada idealisme jurnalistik dengan mengedepankan kepentingan bangsa. Menurutnya, media tidak hanya bertugas memberikan apresiasi, tetapi juga harus menghadirkan kritik yang konstruktif, objektif, dan berimbang.

“Kalau hanya memberikan pembenaran tanpa kritik, itu juga bukan media yang kritis. Kita perlu menjaga asas keseimbangan. Apa yang perlu diperbaiki harus disampaikan secara wajar dengan bahasa yang baik, namun pada saat yang sama media juga perlu memberikan apresiasi terhadap hal-hal yang memang telah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menag menilai media memiliki peran strategis dalam membentuk cara pandang masyarakat yang objektif terhadap berbagai kebijakan dan perkembangan nasional. Melalui pemberitaan yang berimbang, masyarakat dapat memahami aspek-aspek yang patut diapresiasi sekaligus mengenali hal-hal yang masih memerlukan perbaikan.

Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi Indonesia yang dinilainya memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Dari sisi perekonomian, stabilitas nasional, hingga kerukunan sosial, Indonesia disebut berada dalam kondisi yang sangat baik.

“Indonesia saat ini memiliki potensi yang luar biasa, baik dari segi perekonomian, stabilitas nasional, maupun kerukunan masyarakat. Bahkan berdasarkan berbagai indikator dan data, kita berada pada salah satu periode kerukunan terbaik sejak republik ini berdiri,” ungkapnya.

Karena itu, Nasaruddin berharap media mainstream terus memainkan perannya sebagai penjaga objektivitas, pengawal demokrasi, dan penguat optimisme bangsa. Hal-hal yang sudah berjalan baik perlu dipertahankan dan ditingkatkan, sementara berbagai kekurangan harus diperbaiki secara bersama-sama.

“Yang baik perlu kita lanjutkan, yang kurang baik perlu kita perbaiki bersama. Dengan demikian, Indonesia dapat terus melangkah menjadi negara besar yang maju, sekaligus tetap menjaga persatuan di tengah keberagamannya,” pungkasnya. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Kamu Lihat Ungkap Apakah Kamu Berjiwa Bebas atau Perasa?
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Anis Matta Sebut Negara Maju Pernah Kacau, Singgung Rakyat AS Pernah Kuasai Gedung Kongres
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Gadis 18 Tahun di Chongqing, Tiongkok Dikirim ke Kamp Pendidikan, Pacarnya Temukan Rekaman Dugaan Kekerasan oleh Instruktur
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Di Tengah Polemik Sarwendah, Anisa Cherrybelle Buka Suara soal Hubungan Mereka Setelah Keluar Grup
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Drone Ukraina Serang Wilayah Rusia, Satu Orang Tewas dan Fasilitas Minyak Terbakar
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.