JPPI Desak Kemendikdasmen Evaluasi Pelaporan Dana BOS Buntut Temuan BPK

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sebanyak 326 kepala sekolah di Sulawesi Selatan (Sulsel) disebut berencana mundur setelah ada temuan BPK terkait dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia Ubaid Matraji meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengevaluasi pelaporan dana BOS.

"JPPI mendesak Kemendikdasmen untuk mengevaluasi total sistem pelaporan dana BOS yang ternyata belum ampuh mencegah kebocoran anggaran di lapangan," ujar Ubaid kepada wartawan, Senin (15/6/2026).

Baginya, mundurnya 326 kepala sekolah merupakan angka yang masif. Ia berpendapat angkat tersebut membuktikan salah kelola atau bahkan penyimpangan Dana BOS di Sulsel sifatnya sudah sistemik, masif, dan terstruktur.

Menurutnya, selama ini kepala sekolah sering kali dijadikan 'tumbal' oleh oknum dinas pendidikan lewat berbagai pungutan atau setoran, sehingga kepsek terpaksa memanipulasi Laporan Pertanggungjawaban.

"Ini yang harus dibongkar sampai ke akarnya," lanjutnya.

Baca juga: Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur, Komisi X DPR Minta Temuan BPK Diusut

Ia juga meminta temuan ini diusut sampai ke ranah hukum. "JPPI tidak hanya meminta temuan BPK ini diusut, tapi harus didorong ke ranah hukum pidana oleh aparat penegak hukum jika ditemukan unsur memperkaya diri atau korporasi," tutur Ubaid.




(isa/gbr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Omongan Berkelas Hajime Moriyasu usai Jepang Main Imbang 2-2 Kontra Belanda di Piala Dunia 2026
• 29 menit laluviva.co.id
thumb
Kapolres Jakpus Pastikan Tidak Terima Surat Pemberitahuan dari BEM UI terkait Demo di Bundaran HI
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Gunung Semeru Level III, Warga Diminta Waspada Potensi Awan Panas Guguran
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Susunan Pemain Belanda vs Jepang: Duel Raksasa Eropa dan Asia di Piala Dunia 2026
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
IDAI dukung tindak lanjut program skrining hepatitis
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.