Polisi Pastikan Jalan yang Dilintasi Presiden Jerman di Jakarta Steril dari Massa Demo

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri meminta bawahannya memastikan jalan yang dilalui Presiden Federal Jerman dan istrinya tidak dimasuki massa aksi, Senin (15/6/2026).

Hal ini disampaikannya dalam amanat apel yang diwakili Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Joko Sulistio di Gedung DPR/MPR RI.

“Sepanjang jalur tersebut harus dipastikan steril, aman dan terkendali. Tidak boleh ada massa aksi yang meluas atau bergeser ke jalur lintasan VIP,” kata Joko mewakili Kapolda, Senin.

Baca juga: 595 Personel Pengamanan Disiagakan untuk Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta

Jalan Gerbang Pemuda, spesifiknya Kantor TVRI menjadi sorotan untuk mendapatkan pengawalan ketat.

“Kawasan TVRI menjadi atensi khusus karena bersinggungan langsung dengan titik rawan pergerakan massa,” kata dia.

Jalan yang dilalui mulai dari Jalan Halim Perdana Kusuma - Jalan MT Haryono - Jalan Gatot Subroto - Jalan Asia Afrika - Jalan Jenderal Sudirman - Jalan MH Thamrin - Jalan Medan Merdeka Barat - Jalan Garnisun Dalam - Jalan Prof Dr. Satrio - Jalan Merdeka Utara - Jalan Perwira.

Pengawalan ini akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga sore hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan ruas-ruas jalan ini akan ditutup secara terbatas dan sementara.

“Untuk penutupan jalur atau penutupan jalan dilakukan situasional pada saat rombongan kenegaraan akan melintasi. Jadi, sebelum rombongan kenegaraan VVIP melewati jalur baru, akan dilakukan sterilisasi ataupun penutupan jalan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti sedia kala,” jelas Budi.

Ratusan mahasiswa akan menggelar aksi di sejumlah titik, meliputi Gedung DPR/MPR RI, Kantor BGN, Silang Monas, hingga kawasan Bundaran HI-Dukuh Atas.

Baca juga: Mahasiswa Bakal Demo di Bundaran HI, Bawa Tuntutan 11+9 untuk Pemerintah

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Untuk menjaga dua kegiatan berbeda ini, sebanyak 6.675 personel gabungan dikerahkan di sejumlah titik. 

Terdiri dari 6.165 personel Polri, 500 personel TNI, dan 10 personel Dinas Perhubungan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaksa Agung Berharap Dapat Anggaran Pemeliharaan Aset
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PSI Dinilai Butuh Efek Jokowi untuk Survive di Perpolitikan Nasional
• 7 jam lalukompas.com
thumb
The Grand Old Man dan Warisan bagi Diaspora Indonesia
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Kemenhaj melaporkan tiga orang haji asal Situbondo meninggal dunia
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Anggota Komisi XIII Usul Penyiar TV Ucap ‘Salam Pancasila’ Sebelum Baca Berita
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.