Moskow (ANTARA) -
Rusia menyambut baik keputusan Amerika Serikat untuk tidak lagi menghalangi peninjauan PBB terhadap pelonggaran sanksi bagi proyek bantuan kemanusiaan di Korea Utara (Korut), kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Alimov kepada RIA Novosti.
Menurut Alimov, AS pada Februari lalu mencabut penangguhan peninjauan pelonggaran sanksi terhadap 17 permohonan bantuan kemanusiaan bagi Korut di Komite Sanksi PBB untuk Korea Utara.
"Sungguh menggembirakan bahwa penilaian yang bijaksana berhasil dicapai di Washington. Hal ini memungkinkan pelonggaran tersebut disetujui. Ini dapat dilihat sebagai hal yang benar-benar positif," kata Alimov.
PBB telah menjatuhkan serangkaian sanksi ekonomi berlapis terhadap Korut sejak 2006 akibat program senjata nuklir dan uji coba rudal balistiknya.
Selama ini, Rusia dan China kerap mendesak PBB untuk melonggarkan sanksi terhadap Korut dengan alasan kemanusiaan.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Kim Jong Un tegaskan perkuat kerja sama Korut dengan Rusia
Baca juga: Moskow bantah Rusia, China dan Korut berkonspirasi melawan AS
Rusia menyambut baik keputusan Amerika Serikat untuk tidak lagi menghalangi peninjauan PBB terhadap pelonggaran sanksi bagi proyek bantuan kemanusiaan di Korea Utara (Korut), kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Alimov kepada RIA Novosti.
Menurut Alimov, AS pada Februari lalu mencabut penangguhan peninjauan pelonggaran sanksi terhadap 17 permohonan bantuan kemanusiaan bagi Korut di Komite Sanksi PBB untuk Korea Utara.
"Sungguh menggembirakan bahwa penilaian yang bijaksana berhasil dicapai di Washington. Hal ini memungkinkan pelonggaran tersebut disetujui. Ini dapat dilihat sebagai hal yang benar-benar positif," kata Alimov.
PBB telah menjatuhkan serangkaian sanksi ekonomi berlapis terhadap Korut sejak 2006 akibat program senjata nuklir dan uji coba rudal balistiknya.
Selama ini, Rusia dan China kerap mendesak PBB untuk melonggarkan sanksi terhadap Korut dengan alasan kemanusiaan.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Kim Jong Un tegaskan perkuat kerja sama Korut dengan Rusia
Baca juga: Moskow bantah Rusia, China dan Korut berkonspirasi melawan AS





