Penguatan Posyandu Lansia di Pinrang, Tim Dosen UKJP dan IKB St. Fatimah Raih Pendanaan PKM 2026

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tim dosen Universitas Kurnia Jaya Persada (UKJP) Palopo bersama Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju berhasil mendapatkan pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Tahun Anggaran 2026. Program ini bertujuan memperkuat manajemen pelayanan responsif Posyandu Lansia di Kabupaten Pinrang yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas dan kapasitas kader.

Kegiatan PKM akan dilaksanakan mulai Juni hingga Agustus 2026 di Posyandu Harapan I Sengae Selatan, Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang dengan monitoring dan evaluasi berkala. Ketua tim PKM, Badriani Badawi, S.ST., M.Kes, menjelaskan bahwa Posyandu Harapan I selama ini menjalankan kegiatan lansia di bawah kolong rumah warga dengan sarana kesehatan yang terbatas.

“Kami melihat ada keterbatasan fasilitas dan kapasitas kader. Karena itu program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sekaligus keterjangkauan layanan kesehatan lansia berbasis masyarakat,” jelas Badriani saat dikonfirmasi pada 16 Juni 2026.

Tim dosen UKJP dan IKB St. Fatimah Mamuju yang beranggotakan Andi Hafidah, S.P., M.M dan Irma, S.Farm., M.Kes, mengimplementasikan lima langkah penguatan Posyandu Lansia. Langkah tersebut meliputi skrining kesehatan lansia untuk deteksi dini risiko penyakit tidak menular, pelatihan kader guna meningkatkan kapasitas pelayanan dan edukasi, peningkatan layanan kesehatan melalui optimalisasi alur dan standar pelayanan, penyediaan sarana pendukung berupa alat dan fasilitas yang menunjang kenyamanan kegiatan, serta penguatan tata kelola untuk memastikan manajemen Posyandu berjalan sistematis dan berkelanjutan.

Pelaksanaan dilakukan secara bertahap mulai dari sosialisasi, pelatihan kader, penerapan teknologi kesehatan sederhana, pendampingan, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan yang melibatkan kader, masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah setempat.

Dukungan Positif dari Warga dan Pemerintah Desa

Program ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Sunarti, Amd.Keb, Bidan Penanggung Jawab Posyandu Harapan I, menyatakan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu peningkatan kapasitas kader dan kualitas pelayanan lansia.

Kepala Desa Mattiro Ade, Rustan Sali, MM, mengapresiasi program ini karena mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesehatan lansia di desanya.

Kepala Puskesmas Leppangang, Jamaluddin, SKM, juga menyatakan dukungannya. Menurutnya, program ini sejalan dengan upaya penguatan pelayanan kesehatan lansia berbasis masyarakat dan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi lansia dalam kegiatan Posyandu.

“Dengan pendampingan berkelanjutan dan evaluasi rutin, kami berharap Posyandu Harapan I bisa menjadi model pelayanan lansia yang responsif dan nyaman bagi warga,” pungkas Badriani. (wid/*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Danantara Rampungkan Konsolidasi, Laporan Keuangan Ditargetkan Terbit Akhir Juni
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Inul Daratista Buka Suara soal Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah, Bandingkan dengan Maia Estianty dan Ahmad Dhani
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Dari Makassar Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Tegaskan Indonesia Butuh Revolusi Politik
• 9 jam lalutribuntimur.com
thumb
Jaksa Agung Berharap ke Purbaya Anggaran Perawatan Aset Hasil Rampasan Koruptor
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Drone Rusia Serang Kebun Binatang Kharkiv, Satwa Mati hingga Stres
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.