JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan Program Padat Karya sepanjang tahun 2026 sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh penghasilan sekaligus mengurangi angka pengangguran di ibu kota.
Program ini melibatkan sejumlah perangkat daerah dan pelaksana pekerjaan untuk membuka kesempatan kerja di berbagai kegiatan perawatan, penataan, serta pemeliharaan lingkungan kota.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa program tersebut dibuka sebagai langkah antisipasi terhadap tekanan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
"Untuk mengantisipasi terhadap tekanan ekonomi yang ada, Pemerintah DKI Jakarta memutuskan membuka kesempatan kerja Padat Karya bagi warga Jakarta," ujar Pramono Anung, dikutip dari akun Instagram @dkijakarta, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Magang Nasional Kemnaker 2026 Angkatan 2 Segera Dibuka, Kuota 150 Ribu Peserta
Pelaksanaan Program Padat Karya dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Rekrutmen peserta juga akan dibuka secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing perangkat daerah.
Program ini memberikan peluang bagi warga untuk memperoleh penghasilan jangka pendek melalui pekerjaan yang dikelola oleh pihak ketiga atau pelaksana kegiatan.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa peserta program tidak direkrut sebagai pegawai Pemprov DKI Jakarta maupun Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
Program ini murni merupakan kesempatan kerja sementara dalam rangka mendukung kegiatan pembangunan dan pemeliharaan fasilitas kota.
Perangkat Daerah yang Membuka Kesempatan KerjaTerdapat empat perangkat daerah yang akan membuka peluang kerja melalui Program Padat Karya, yaitu:
- Dinas Bina Marga (DBM)
- Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut)
- Dinas Sumber Daya Air (SDA)
- Dinas Lingkungan Hidup (LH)
Penulis : Dian Nita Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- Pemprov DKI Jakarta
- Lowongan Kerja
- Program Padat Karya 202





