Menag Nasaruddin Umar Masuk Bursa Ketua Umum PBNU

jpnn.com
13 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, KEDIRI - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjadi salah satu nama yang dinilai layak masuk bursa calon Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar NU.

Menteri Sosial yang juga Sekretaris PBNU Saifullah Yusuf mengatakan sejumlah nama telah muncul dalam pembahasan publik terkait calon Ketua Umum PBNU, termasuk Nasaruddin Umar yang pernah menjabat Katib Aam PBNU.

BACA JUGA: Menjelang Muktamar NU, Gus Salam Mengantongi Pesan dari Situbondo

"Kalau kita lihat sejak zaman Gus Dur, paling tidak 40 tahun terakhir ini tiga ketua umum sebelumnya pernah menjadi Katib Aam," kata Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kediri, Jawa Timur, Selasa.

Dia menjelaskan Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Said Aqil Siradj, dan Yahya Cholil Staquf pernah menjabat Katib Aam sebelum terpilih sebagai Ketua Umum PBNU.

BACA JUGA: Gus Rosikh: Muktamar NU Seharusnya Bebas Kepentingan Cuan

Menurut Gus Ipul, Nasaruddin Umar juga pernah mengemban amanah sebagai Katib Aam PBNU pada masa kepemimpinan almarhum KH Sahal Mahfudh.

Meski demikian, dia menegaskan penentuan Ketua Umum PBNU sepenuhnya menjadi kewenangan peserta muktamar melalui mekanisme organisasi yang berlaku.

BACA JUGA: Menjelang Muktamar NU, Gus Salam Didoakan Guru Wildan Banjar

Gus Ipul juga memastikan dirinya tidak akan maju maupun dicalonkan dalam pemilihan Ketua Umum PBNU.

Pernyataan tersebut disampaikan seusai rapat koordinasi persiapan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026 di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Rapat dihadiri jajaran PBNU serta panitia tingkat pusat, daerah, dan lokal untuk mematangkan pelaksanaan Munas dan Konbes NU.

Sementara itu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur menyatakan siap mendukung pelaksanaan Munas dan Konbes NU di Pesantren Al Falah Ploso, Kediri.

"Intinya, PWNU Jatim siap dukung pelaksanaan Munas-Konbes NU di Ploso, bahkan persiapan kami dengan panitia lokal sudah bisa dibilang hampir 100 persen, tinggal pelaksanaan," kata Ketua Panitia Daerah Munas-Konbes NU dari PWNU Jatim Mustainn.

Menurut dia, rangkaian kegiatan akan diawali pembukaan Munas dan sidang-sidang di Pondok Pesantren Al Falah Ploso pada 20-21 Juni 2026, dilanjutkan napak tilas muassis NU di Tebuireng, Kabupaten Jombang, pada 22 Juni 2026.

Kegiatan akan ditutup di Kabupaten Bangkalan, Madura, pada 23 Juni 2026 yang direncanakan dihadiri Presiden.

Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin berharap Munas dan Konbes NU berjalan lancar serta menghasilkan keputusan strategis yang memperkuat sistem kepemimpinan organisasi sesuai nilai dan cita-cita para pendiri Nahdlatul Ulama.

"Kami optimistis forum tersebut akan menjadi sarana konsolidasi organisasi menjelang Muktamar ke-35 atau Muktamar Abad Kedua Nahdlatul Ulama," kata Gus Kikin. (ant/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fakta-Fakta Mencekam Bentrok TNI dengan Brimob


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Periksa 2 Saksi Kasus Bea Cukai, Ada PNS dan Direktur PT Infinity International
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
BMKG: Sepertiga Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau, Suhu Malam Hari Lebih Dingin
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Polisi Persilakan Tiyo Melapor Soal Dugaan Teror Alat Pelacak saat Ikut Aksi di Gejayan
• 3 jam laludisway.id
thumb
Nama Prof Nasaruddin Umar Mencuat Jelang Muktamar PBNU, Ini Kata Gus Ipul
• 20 jam laludetik.com
thumb
PSI Soal Jokowi Akan Turun ke Sejumlah Daerah: Bukan Safari Politik, Cuma Penuhi Undangan Masyarakat
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.