Serangan 172 Drone Ukraina dalam Semalam Tak Berhasil Tembus Rusia

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah mencegat dan menghancurkan 172 drone Ukraina dalam serangan semalam yang menyasar sejumlah wilayah, termasuk kawasan di atas Laut Azov dan Laut Hitam.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Selasa (16/6/2026), otoritas Rusia menyebut serangan tersebut merupakan salah satu operasi pesawat tak berawak terbesar yang menargetkan wilayah Moskow sepanjang tahun ini.

Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin mengatakan sistem pertahanan udara Rusia telah menembak jatuh 60 drone Ukraina yang mendekati ibu kota sejak pagi hari.

Berdasarkan data resmi yang dirilis Sobyanin, jumlah tersebut menjadikan serangan terbaru sebagai salah satu gelombang serangan drone terbesar yang pernah dihadapi Moskow pada 2026.

Sebelumnya, Rusia melaporkan berhasil mencegat 81 drone yang menuju Moskow pada 17 Mei. Selain itu, pertahanan udara Rusia juga mengklaim menghancurkan 38 drone pada 16 Mei dan 61 drone pada 7 Mei.

Meski sebagian besar drone berhasil dicegat, beberapa lokasi dilaporkan mengalami kerusakan akibat puing-puing pesawat tak berawak yang jatuh.

Sobyanin menyebut sebuah fasilitas di Kilang Minyak Moskow mengalami kerusakan dalam serangan yang masih berlangsung. Namun, ia belum merinci tingkat kerusakan maupun dampaknya terhadap operasional kilang tersebut.

Sementara itu, otoritas di wilayah Krasnodar, Rusia selatan, melaporkan kebakaran terjadi di fasilitas penyimpanan minyak di Desa Poltavskaya setelah puing drone yang ditembak jatuh menimpa lokasi tersebut.

Baca Juga: Elite Rusia Mulai Ragukan Misi Putin, Target Menaklukkan Ukraina Dinilai Sulit Tercapai

Kementerian Situasi Darurat Rusia juga melaporkan kerusakan pada sebuah bangunan permukiman di Kota Elektrostal, yang terletak di sebelah timur Moskow.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat serangan tersebut.

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melalui akun Telegram miliknya mengonfirmasi serangan terhadap kilang minyak tersebut. Ia menyebut operasi itu sebagai bagian dari strategi "sanksi jarak jauh" terhadap Rusia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Stay pada Level Rp17.738, Investor Asik Berburu Aset Safe Haven
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
KAKI Komentari Penyebutan Nama Djaka Budi Utama di Sidang Kasus Impor
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Muslim Disabilitas Rungu Wicara Pun Berhak Paham Agama, Kosa Isyarat Fikih Disusun
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Profil Elijah Just, Bintang Baru Selandia Baru yang Jadi Kandidat Peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Kemkomdigi Berhasil Pulihkan Delapan BTS di Palu Pascagempa Magnitudo 6,7, Pemulihan Jaringan Terus Dipercepat
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.