Persahabatan sama halnya dengan sebuah hubungan asmara, yaitu tidak bisa berjalan seorang diri. Sebuah hubungan persahabatan yang sehat perlu berjalan dua arah, ada memberi dan menerima yang idealnya dalam jumlah yang sama.
Saat adanya ketimpangan dalam hubungan persahabatan, salah satu pihak akan merasa dirugikan dan hanya dimanfaatkan. Tentunya, tidak ada seorang pun yang ingin merasa dimanfaatkan dalam persahabatan, bukan? Sayangnya, sering kali kita tidak sadar dan terus memaklumi perilaku toksik tersebut.
Oleh karena itu, pentingnya menyadari tanda kamu sedang dimanfaatkan dalam sebuah persahabatan. Melansir Thrive Global dan Choosing Therapy, simak di sini, yuk!
(ria/ria)





