KOMPAS.TV – Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan sejumlah penyesuaian terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Momentum libur sekolah dimanfaatkan untuk membenahi data penerima manfaat serta mengevaluasi kebutuhan anggaran agar sesuai kondisi riil di lapangan.
Dalam penyesuaian tersebut, BGN membuka opsi penghentian sementara penyaluran MBG guna memperbaiki berbagai persoalan dalam pelaksanaan program. Salah satunya dengan melakukan audit terhadap seluruh dapur MBG serta pembenahan sistem data penerima manfaat agar penyaluran lebih tepat sasaran.
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menyebut peninjauan ulang juga menyasar kelompok penerima manfaat, dengan fokus pada ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak usia dini. Dalam opsi tersebut, penyaluran MBG kepada siswa SMA juga dipertimbangkan untuk tidak lagi dilanjutkan, yang berpotensi mengurangi sekitar 8 juta penerima manfaat.
Sementara itu, dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, BGN sebelumnya menyampaikan pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp270 triliun. Namun DPR menegaskan bahwa angka tersebut belum tentu menjadi anggaran final tahun depan, dan berpotensi mengalami penyesuaian.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menyebut anggaran BGN tahun depan diperkirakan akan mengalami pengurangan signifikan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan BGN akan menghitung kembali kebutuhan pendanaan program agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Sebelumnya, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut adanya pembengkakan jumlah SPPG yang mencapai 6.877 titik, dari rencana awal sekitar 21 ribu titik. Dugaan pembengkakan tersebut diduga terkait praktik jual beli titik SPPG di sejumlah wilayah, termasuk daerah 3T.
Pemerintah menargetkan penataan ulang program prioritas tersebut dapat diselesaikan dalam satu bulan ke depan.
#MBG #BGN #DPRRI #PrabowoGibran
Baca Juga: BEM Fakultas Bersatu Dukung Program MBG, tapi Ada Syaratnya
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- MBG
- BGN
- DPRRI
- PrabowoGibran





