Program Gentengisasi Catat Komitmen Rp3 Miliar di Sentra UMKM Majalengka

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Program Gentengisasi yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto mencatat komitmen transaksi senilai sekitar Rp3 miliar, khususnya di sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Genteng Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Komitmen ini seluruhnya diarahkan untuk menyerap produk perajin genteng lokal.

Pemerintah memastikan pembangunan perumahan rakyat tidak hanya memperbaiki kualitas hunian, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menjelaskan program Gentengisasi diintegrasikan dalam skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dan menjadi bagian dari program prioritas nasional melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

“Program Gentengisasi merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan perumahan rakyat tidak hanya berfokus pada fisik hunian, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Program ini diintegrasikan ke dalam skema BSPS (bedah rumah) dan masuk dalam Program Prioritas Nasional sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI,” ujar Qodari dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.

Program ini secara resmi dimulai pada 11 Maret 2026 dari sentra UMKM genteng di Jatiwangi. Saat peluncuran, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melepas 14 truk yang mengangkut sekitar 75.000 genteng hasil produksi UMKM setempat.

Qodari mengatakan dalam peluncuran itu pula total pemesanan tahap awal mencapai 24 truk dengan nilai komitmen transaksi sekitar Rp3 miliar yang berasal dari program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Baca Juga :

Kementerian PKP Ajukan Anggaran Rp106 Triliun di 2027
 


(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa) Alokasi untuk perbaikan rumah Dari jumlah tersebut, pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan perbaikan 250 unit rumah dengan potensi belanja genteng sekitar Rp500 juta. Sementara pemerintah Kabupaten Majalengka menyiapkan program perbaikan 1.715 unit rumah tidak layak huni (RTLH) dengan kebutuhan genteng yang diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

Selain itu, melalui program BSPS pemerintah pusat, sebanyak 900 rumah di Kabupaten Majalengka akan diperbaiki dengan kebutuhan genteng yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

“Total seluruh komitmen pembelian genteng dari berbagai program ini mencapai sekitar Rp3 miliar, yang seluruhnya diarahkan untuk menyerap produk UMKM perajin genteng lokal,” katanya.

Selain dukungan pemerintah, sektor swasta juga turut berpartisipasi dalam program tersebut. Qodari menyebut dua pengembang rumah subsidi, Angga dan Wawan, yang sebelumnya mendapat perhatian Prabowo, turut memesan genteng dari UMKM Jatiwangi untuk proyek perumahan yang mereka kembangkan.

“Dua pengembang rumah subsidi yang sempat viral karena mendapat penghormatan dari Presiden Prabowo, Angga dan Wawan, turut memesan masing-masing empat truk genteng dari UMKM Jatiwangi untuk proyek mereka di Bogor dan Serang,” ucap Qodari.

Tak hanya itu, Menteri PKP Maruarar Sirait juga menunjukkan dukungan langsung terhadap UMKM perajin genteng dengan memesan tambahan 10 truk genteng yang akan digunakan untuk pembangunan rumah prajurit TNI.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Tulang Ikan Cucut, Warga Cilincing Raup Puluhan Juta dan Beli Rumah
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo Dikritik karena Sering ke Luar Negeri, Fadli Zon: Diplomasi Presiden bukan Omon-Omon
• 49 menit lalujpnn.com
thumb
Gibran Peringatkan Penyalahgunaan AI: Teknologi Tanpa Etika Bisa Picu Kekacauan Sosial karena Hoaks
• 11 jam laludisway.id
thumb
Cek Daftar Harga Mobil PHEV per Juni 2026
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Cara dan Syarat Membuat SIM D untuk Penyandang Disabilitas
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.