PARIS, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang dengan Iran. Pejabat Iran juga mengonfirmasi penandatanganan MoU pada hari yang sama.
Usai menghadiri acara makan malam dalam rangka KTT G7 di Istana Versailles, Paris, pada Rabu (17/6/2026), Trump mengaku baru saja menandatangani MoU tersebut.
"Saya telah menandatanganinya (MoU dengan Iran). Saya menandatanganinya di Versailles, baru saja tanda tangan," kata Trump dikutip Associated Press.
Pejabat AS juga menyatakan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani MoU tersebut pada Rabu (17/6). Hal ini kemudian dikonfirmasi oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei.
Baca Juga: Bocoran Kesepakatan AS-Iran: Teheran Disebut Dapat Rp5.300 Triliun, Trump Tawarkan Kelonggaran Besar
Baghaei menyebut MoU dengan AS telah difinalisasi sejak Minggu (14/6). Namun, perjanjian baru resmi ditandatangani karena mesti melalui prosedur diplomatik.
"Dalam setiap proses diplomatik, terdapat prosedur-prosedur yang ditaati oleh pihak-pihak terkait," kata Baghaei dikutip PressTV.
"Pandangan mediator juga penting agar mereka dapat membawa proses ini mencapai kesimpulan yang diharapkan."
Pemerintah AS dan Iran dilaporkan akan menggelar acara penandatanganan resmi di Jenewa, Swiss, pada Jumat (19/6) besok.
Sebelumnya, media AS, Bloomberg, melaporkan MoU mencakup deklarasi penghentian perang di semua front, termasuk Lebanon. Iran dan AS juga berjanji untuk menghormati integritas teritorial masing-masing.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- mou as iran
- mou as iran ditandatangani
- perang iran
- donald trump
- iran





