Pengacara sebut Ruben Onsu lelah dipersulit bertemu anak jadi salah satu berita populer pada Rabu (17/6). Selain itu, ada mengenai Tom Holland yang telah resmi menikah dengan Zendaya. Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
Pengacara Sebut Ruben Onsu Lelah Dipersulit Bertemu AnakKabar kurang mengenakkan datang dari Ruben Onsu. Pengacaranya, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya sudah di titik jenuh dan lelah banget karena terus dipersulit Sarwendah untuk bertemu anak-anak. Ruben merasa posisinya sebagai ayah semakin terpinggirkan.
Minola menambahkan, Ruben sudah menempuh berbagai cara, tapi selalu diputar-putar. Situasi makin pelik karena adanya pihak luar yang justru sering muncul bersama anak-anak di media sosial. Hal ini menimbulkan kekhawatiran Ruben bahwa ada upaya mengesampingkan peran ayah kandung.
Demi mengakhiri drama yang tak kunjung usai ini, Ruben Onsu kini bersiap melayangkan gugatan ke pengadilan. Langkah hukum ini diambil agar polemik mengenai jadwal pertemuan anak tidak terus berulang dan haknya sebagai ayah bisa terpenuhi.
Tom Holland Akui Telah Resmi Menikah dengan ZendayaSetelah lama jadi rumor dan spekulasi, akhirnya Tom Holland blak-blakan! Aktor Spider-Man ini resmi mengonfirmasi bahwa ia dan Zendaya telah sah menjadi suami istri. Kabar bahagia ini mengakhiri rasa penasaran banyak fans di seluruh dunia.
Tom Holland sempat cerita, neneknya mengira foto AI pernikahannya itu asli dan marah karena merasa tidak diundang. Holland pun dengan santai menjawab, "Tidak perlu (klarifikasi) karena mereka semua hadir di sana (pernikahanku)." So sweet banget, ya!
Bintang Hollywood ini juga membeberkan kunci kekuatan hubungannya dengan Zendaya. Menurut Holland, punya pasangan yang mengerti banget beban pekerjaan di dunia hiburan itu adalah sebuah kemewahan. Zendaya bukan hanya belahan jiwanya, tapi juga sahabat dan tempat teraman baginya.
Istri Epy Kusnandar Alami Kekerasan, Didorong Orang Tak Dikenal Depan WarungKabar mengejutkan datang dari Karina Ranau, istri mendiang Epy Kusnandar. Ia menjadi korban kekerasan di depan warung usahanya di Kalibata. Seorang pria tak dikenal tiba-tiba membentaknya, dan yang lebih parah, mendorong Karina hingga tersungkur di pinggir jalan.
Kejadian ini bermula saat Karina meminta pria tersebut memindahkan motornya yang parkir di area ruko orang lain. Tanpa diduga, pria itu langsung emosi dan melakukan kekerasan fisik. Insiden ini tentu bikin syok Karina dan mengganggu ketenangannya.
Tak mau tinggal diam, Karina Ranau langsung mengambil tindakan tegas dengan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Ia juga sudah menjalani visum sebagai bukti dugaan kekerasan. Karina memastikan tak akan menempuh jalur damai demi memberikan efek jera kepada pelaku.
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027Para pencinta musik global, siap-siap! Grammy Awards, ajang penghargaan musik paling bergengsi, bikin gebrakan dengan menambahkan lima kategori baru, salah satunya yang paling ditunggu: Best Asian Pop Music Performance. Perubahan ini bakal mulai berlaku pada Grammy Awards tahun depan, 2027.
Menurut CEO Recording Academy, Harvey Mason Jr., penambahan kategori ini bertujuan untuk membuat Grammy lebih inklusif dan mewakili lebih banyak kreator musik dari berbagai genre dan latar belakang. Ini artinya, musik K-pop, J-pop, dan C-pop bakal punya panggungnya sendiri!
Langkah ini diambil setelah makin meledaknya musik non-bahasa Inggris di kancah global, seperti dominasi K-pop dan kesuksesan Bad Bunny di ajang sebelumnya. Selain Asian Pop, ada juga Best Latin Song, Best R&B Collaboration, Best Traditional Pop Vocal Performance, dan Best Traditional Folk Album yang siap ramaikan daftar penghargaan.
Foto: Tradisi Lampah Budaya Tapa Bisu Mubeng Beteng Keraton YogyakartaBeralih ke tradisi yang sarat makna, di Keraton Yogyakarta, sejumlah abdi dalem dan warga mengikuti Lampah Budaya Tapa Bisu Mubeng Beteng. Mereka berjalan kaki mengelilingi benteng keraton dalam keheningan total, tanpa bicara dan alas kaki, pada dini hari.
Prosesi sakral ini diawali dengan macapat, sebuah ritual wajib yang mengiringi Tapa Bisu Mubeng Beteng. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Jawa 1 Sura Tahun Be 1960.
Bagi masyarakat Jawa, tradisi ini bukan sekadar berjalan kaki, melainkan sebuah momentum penting untuk refleksi, kontemplasi, dan pembersihan diri. Ini adalah cara mereka menyambut tahun yang baru dengan jiwa dan raga yang lebih bersih. Keren banget ya budaya kita!





