Jakarta, tvOnenews.com - Aksi ricuh simpatisan sempat mewarnai proses eksekusi Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan pantauan tvOnenews.com sekitar pukul 09.45 WIB, terlihat sejumlah anggota TNI hingga kepolisian berjaga ketat di sekitar hotel.
Sementara itu, simpatisan Hotel Sultan terus menyuarakan penolakan eksekusi pengosongan ini. Tak lama setelahnya, saat petugas hendak memasuki halaman Hotel Sultan, para simpatisan berontak.
Terlihat aksi pelemparan batu hingga botol terjadi ke arah petugas. Tak lama setelahnya, pihak kepolisian mengerahkan mobil water canon dan mengeluarkan air ke arah massa.
Dalam hal ini terlihat juga para anggota mengamankan para massa yang terlibat dalam kericuhan.
Selanjutnya para massa tersebut dibawa ke dalam mobil kepolisian.
Untuk diketahui, sejumlah personel gabungan dikerahkan dalam rangka pengamanan eksekusi Hotel Sultan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan pihaknya melibatkan ribuan personel gabungan dalam pengamanan ini.
“Untuk pengamanan eksekusi eks Hotel Sultan, jumlah pam 3.161 personel,” kata Erlyn, kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).
Erlyn mengungkapkan personel gabungan berasal dari TNI, Polri maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Nantinya para personel ini akan ditempatkan di sejumlah titik yang menjadi lokasi eksekusi Hotel Sultan. (ars/nsi)




