Demam Piala Dunia 2026, Bea Cukai Hong Kong Justru Sita Barang-barang Palsu Ini, Nilainya Tembus 20 Juta Dolar

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Baru-baru ini Bea Cukai Hong Kong menyita berbagai barang palsu yang terkait dengan Piala Dunia 2026. Nilainya pun ditaksir mencapai 20 juta dolar.

Hal ini tentu menyejutkan publik. Pasalnya, barang-barang yang terkait dengan Piala Dunia 2026 menjadi salah tau hal yang saat ini tengah diburu.

Seperti yang diketahui, Piala Dunia 2026 kini sedang digelar. Dikutip dari KOMPAS.com pada Rabu (16/6/2026), Piala Dunia 2026 mulai dibuka pada Jumat (12/6/2022). Rencananya gelaran akbar ini akan ditutup pada 20 Juli 2026 mendatang.

Dalam ajang ini, sebanyak 48 tim nasional pun akan memeriahkan pertandingan. Jumlah ini diketahui lebih banyak dibanding sebelumnya.

Selain itu, Piala Dunia 2026 kali ini merupakan ajang pertama yang digelar di tiga negara sekaligus. Ya, turnamen ini digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Tontonan ini pun ditunggu-tunggu banyak orang. Tak hanya itu, tak sedikit pula yang terbang langsung ke Amerika, Meksiko, dan Kanada untuk menyaksikan langsung gelaran sepakbola internasional itu.

Demam Piala Dunia 2026 bak menjadi rahasia umum. Hal ini dirasakan banyak orang terlebih para penggemar bola.

Tak hanya itu, momen ini pun menjadi magnet rejeki bagi sebagain orang. Namun, tak sedikit pula yang memanfaatkannya untuk mendapatkan uang dengan cara yang tidak halal.

Hal ini seperti yang terjadi di Hong Kong belum lama ini. Bea Cukai Hong Kong mendapati berbagai barang palsu terkait dengan Piala Dunia 2026.

Dikutip dari Tribunnews pada Rabu (17/6/2026), Bea Cukai Hong Kong menyita berbagai barang yakni sepatu, speaker, tas, jersey, dan jam tangan. Barang-barang ini diduga dipalsukan.

Bahkan, Bea Cukai menarksir bahwa barang-barang tersebut bernilai tinggi. Mereka menyebut bahwa barang palsu ini bernilai sekitar 20 juta dolar.

 

Barang palsu ini pun dipamerkan oleh pihak Bea Cukai saat konferensi pers pada Kamis (11/6/2026) lalu. Bea Cukai Hong Kong menyita berbagai barang ini dari sentra gudang logistik.

Timnya bekerja sejak Mei 2026 hingga Juni 20226 hingga mendapati barang-barang palsu tersebut. Bahkan, terdapat 30.000 potong jersey palsu yang siap dijual.

Inspektur Senior Bea Cukai Hong Kong, Wayne Chung, menyebut bahwa barang-barang palsu ini sangat mirip dengan aslinya. Bahkan mendekati otentik.

"Beberapa di antaranya dibuat dengan sangat halus sehingga sulit dibedakan dari jersey tim asli," jelasnya.

Mengenai kemana barang palsu itu akan diedarkan, Wayne Chung mengungkap bahwa pelaku akan menjual barang-barang tersebut ke luar negeri. Bahkan, 80 persen barang-barang tersebut akan dijual ke Amerika Serikat yang merupakan tuan rumah Piala Dunia 2026.

Tak sedikit pula yang dijual di dalam negeri. Diketahui, barang-barang ini pun diminati pada wisatawan.

Pihaknya juga mengungkap kronologi penangkapan terkait barang palsu ini. Wayne menjelaskan bahwa hal ini terungkap usai sopir truk ditangkap di pos pemeriksaan.

Ia ditangkap di jembatan yang menghubungkan Tiongkok daratan ke Hongkong dan Makau. Lokasi ini dikenal sebagai pusat kasino.

Selain itu, ada pula pedagang jersey palsu yang menjual secara online. Mereka sempat ditangkap, namun saat ini telah dibebaskan dengan jaminan.

Pihak Bea Cukai Hong Kong mengungkap bahwa kasus ini dapat dikenai pidana 5 tahun penjara. Tak hanya itu, dendanya pun mencapai 64.000 dolar jika pelaku terbukti bersalah.

Hingga saat ini, pihak Bea Cukai masih mendalami kasus ini. Termasuk kemungkinan adanya barang palsu lain yang belum disita.

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Zhang Yiming, Pendiri ByteDance yang Kini Jadi Orang Terkaya di China, Hartanya Tembus $92,8 Miliar USD
• 27 menit lalugrid.id
thumb
Realisasi PAD Kota Jayapura dari PBB-P2 capai Rp21,799 miliar
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Jeffrey Hendrik Siap Dilantik Sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Terungkap Kronologi Pria Aniaya Adiknya hingga Tewas di Jombang, Bumbu Pecel Diduga Jadi Pemicu
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Simak, Hanya Mobil dengan Kriteria Berikut yang Bisa Dapat Barcode Pertamina
• 1 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.