Liputan6.com, Jakarta - Konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan PT PLN Indonesia Power (PLN IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali melalui program Pesraman Agung.
Menurut Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, program Pesraman Agung hadir sebagai model pemberdayaan berbasis konservasi hutan lindung yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi secara menyeluruh di kawasan Hutan Bambu Sandan, Tabanan, Bali.
Advertisement
"Program ini dirancang untuk membuktikan bahwa konservasi lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan," ujar Bernadus dalam keterangannya di Jakarta, melansir Antara, Kamis (18/6/2026).
Dia menjelaskan, melalui kolaborasi yang melibatkan 17 pemangku kepentingan mulai dari unsur pemerintah, akademisi, komunitas, dan sektor swasta, program ini berhasil memberikan dampak nyata bagi masyarakat penjaga hutan di sekitar kawasan.
"Kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitarnya. Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa transisi energi yang berkelanjutan harus inklusif dan menyentuh untuk kehidupan nyata masyarakat," ucap Bernadus.
Dia melanjutkan salah satu keberhasilan utama program ini adalah terwujudnya akses air yang berkeadilan bagi masyarakat.




